Talud Bronjong Diperkirakan Kuat Bertahan Sepuluh Tahun

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Talud bronjong yang dibangun di bantaran Sungai Gajahwong wilayah Kelurahan Pandean Kecamatan Umbulharjo diperkirakan kuat hingga berumur kurang lebih 10 tahun. Pembangunan talud dengan metode ini cukup kuat menahan arus walau dalam kondisi deras sekalipun. Hal itu diungkapkan Pelda Arip Wianto, penanggungjawab pembangunan talud Sungai Gajahwong dalam TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta.

Menurut Pelda Arip Wianto, talud bronjong cocok untuk dipasang di bantaran sungai-sungai yang melintasi wilayah Kota Yogyakarta. Karakter sungai yang tidak setiap hari memiliki debit air yang besar, membuat talud bronjong cukup kuat bertahan lama.

“Namun demikian jika saat arus deras, talud seperti ini juga tetap kuat menahan gerusan air. Beberapa sungai di Kota Yogyakarta telah menerapkan pembangunan talud metode ini dan hasilnya bagus,” ungkap Pelda Arip Wianto disela memantau perkejaan para prajurit di sepanjang tepi Sungai Gajahwong.

Kekhawatiran utama dari pembangunan talud metode ini yakni bergesernya susunan bronjong bagian bawah. Namun dengan pondasi yang lebar dipastikan talud bronjong akan kuat dan tak mudah bergeser saat arus deras.

Dikatakan anggota Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang) ini, metode talud bronjong ini yakni memasukan batu-batu kali ke dalam keranjang ukuran besar yang terbuat dari kawat baja. Setelah itu bronjong tersebut akan ditata secara bertumpuk dan bertingkat dengan ketinggian tertentu.

“Lebar pondasi bawah 3 meter dengan ketinggian 3 meter. Ketebalan dan ketinggian tersebut telah kami sesuaikan dengan kekuatan maksimal dengan asumsi Sungai Gajahwong dalam kondisi debit airnya deras,” jelasnya.

Pelda Arip Wianto mengatakan sejauh ini program pembangunan talud sungai tersebut berjalan lancar dan tak ada hambatan. Para prajurit dan warga setiap hari bergotongroyong untuk merampungkan pembangunan hingga batas waktu yang ditetapkan.

Saat ini pembangunan talud telah pancapai panjang 50 meter dari panjang total yang ditargetkan yakni 147 meter. Diperkirakan program utama fisik ini akan selesai dalam 20 hari kedepan. (Van)

BERITA REKOMENDASI