Tanah Rampasan Rp 19,95 M Kasus SIM Joko Susilo Diberikan ke Pemda DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (4/9/2019) memberikan barang rampasan negara pada Pemda DIY. Dua bidang tanah dan bangunan di Langenastran dan Patehan Kraton Yogyakarta sitaan dari terpidana kasus Simulator SIM Mantan Kakorlantas Polri Irjen Pol Joko Susilo senilai total Rp 19,95 miliar. 

Baca Juga: ASN Yang Tersandung Dugaan Korupsi Segera Ajukan Pensiun Dini

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang secara langsung memberikan secara simbolis pada Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedong Pracimosono Kepatihan. Saut menyebut dua bidang tanah dengan 6 Sertifikat Hak Milik kasusnya sudah incrach di pengadilan. 

“Kami hibahkan aset negara berupa tanah dan bangunan di Langenastran Rp 4,4 miliar serta tanah dan bangunan di Patehan Kraton Rp 15,4 miliar pada Pemda DIY. Barang ini merupakan rampasan negara dari kasus simulator SIM dengan terpidana Mantan Kakorlantas Polri Irjen Pol Joko Susilo. Nilai total Rp 19,95 miliar,” ungkap Saut. 

Saut menyebut sebelum dihibahkan, tanah dan bangunan tersebut sempat dilelang oleh negara. Namun, kata dia tidak laku terjual yang akhirnya diberikan kembali pada Pemda DIY. 

“Mungkin ini jodohnya ya kembali ke Pemda DIY. Hari ini akhirnya kami serahkan secara resmi,” ungkapnya lagi. 

Baca Juga: Dua ASN Kota Yogya Dipulangkan KPK, Ini Kata Walikota

Sementara Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengungkap dua tanah dan bangunan yang kembali ke tangan Pemda DIY akan dimanfaatkan untuk ruang publik komunitas seniman dan budayawan. Namun Sultan bersama tim masih akan membahas lebih jauh mekanisme pemanfaatan tanah bangunan tersebut. 

“Ada permintaan dari seniman, budayawan dan beberapa komunitas untuk menggunakan. Namun kami masih akan bahas lebih detail karena mereka kan belum tentu mampu merawat. Terpenting asetnya tetap milik Pemda DIY,” tandas Sultan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI