Tantangan, Peluang dan Harapan Kepariwisataan di Era Pandemi Covid-19

YOGYA, KRJOGJA.com – Satu tahun seluruh dunia diguncang cobaan yang sangat dasyat, pandemi Covid-19 mengunci dan mengisolasi seluruh manusia. Cara pandang dan semua aktivitas mengalami perubahan yang sangat signifikan, yang mengakibatkan seluruh sektor kehidupan manusia mengalami pergeseran yang sangat tajam, karena perubahan pola hidup manusia yang berubah mengakibatkan perubahan diseluruh sektor aktivitas manusia.

Demikian halnya dengan sektor pariwisata, isolasi selama berbulan-bulan mengakibatkan disfungsi seluruh sistem ekonomi yang juga berimbas dan terlihat jelas pada sektor pariwisata. Penurunan “konsumsi sosial” seperti halnya restoran, pariwisata domestik, kunjungan ke acara-acara budaya, pameran , tour travel dan lainnya. Tercatat hingga akhir mei 2020 kerugian pariwisata DIY mencapai hingga angka 27 Milyar, padahal sekarang sudah masuk di tahun 2021, meskipun dengan tertatih akan tetapi tantangan ini harus segera dijawab menjadi peluang dan harapan-harapan baru.

“Tantangan-tantangan akibat pandemi ini harus segera dijawab sebagai peluang agar roda kehidupan kepariwisataan kembali bergeliat bangkit dan berjalan walaupun tidak secara bertahap. Pariwisata berkaitan erat dengan dengan sektor lingkungan sehingga masa pandemi ini juga merupakan turning point baik cara berpikir kita maupun lingkungan. Kita dapat menata kembali ekosistem lingkungan lebih hayati yang nantinya akan sangat berguna bagi masyarakat maupun sektor pariwisata,” ujar Susanto Dwi Antoro SE, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta
yang menjadi salah satu pembicara dalam FGD bersama Asita, Selasa (23/2/2021).

BERITA REKOMENDASI