Tapak Suci Bertugas Jaga Aset dan Tokoh Muhammadiyah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Eksistensi seni bela diri Tapak Suci adalah menjaga aset dan tokoh persyarikatan. Sekaligus dalam upaya menumbuhkan dan mengembangkan rasa percaya diri para kader Muhammadiyah sehingga memiliki kekuatan jasmani dan rohani. Pernyataan itu dikemukakan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Afnan Hadikusumo pada pelantikan pengurus Cabang Tapak Suci Kotagede Yogyakarta, Minggu (09/01/2022).

Pengurus yang dilantik oleh Ketua Pimpinan Daerah 01 Tapak Suci Kota Yogyakarta M Husni Mubaroq itu diketuai Muhammad Bariyadi. Wakil Ketua Rahmad Sutopo, Sekretaris Sugiarto dan Rifky Ramadhan.

Bendahara Dadang Saputra dan Dian Alfitasari Afnan mengemukakan, Tapak Suci Kotagede merupakan satu dari tiga cabang khusus. Dua cabang khusus lainnya adalah Tapak Suci Kauman Yogyakarta dan Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Ketiganya memiliki predikat cabang khusus karena kontribusinya yang luar biasa dalam mengembangkan Tapak Suci di Tanah Air.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta Drs Akhid Widi Rahmanto mengatakan, cabang Tapak Suci Kotagede memiliki sejarah yang panjang sehingga melahirkan banyak pendekar Tapak Suci. Di antaranya ialah H Ahmad Djaman dan Fachruddin yang berpredikat sebagai Pendekar Besar.

Keduanya bersama Akhid Widi Rahmanto (Pendekar Madya), dalam kepengurusan cabang Tapak Suci Kotagede duduk sebagai penasihat. Akhid menegaskan, cabang Tapak Suci Kotagede mempunyai tugas khusus. Menampung kader-kader Tapak Suci yang berpangkalan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Menurut Akhid, biasanya setelah mereka lulus dari sekolah Muhammadiyah tidak lagi melanjutkan latihan seni bela diri di Tapak Suci. Atau malah bergabung dengan perguruan lain. “Tapak Suci Kotagede membuka pintu seluas-luasnya untuk para lulusan sekolah Muhammadiyah yang ingin melanjutkan latihannya di Tapak Suci,” katanya.

Ketua Cabang Tapak Suci Kotagede Muhammad Bariyadi (Pendekar Muda) menyatakan, program kerja kepengurusannya berfokus pada tekad melahirkan kader-kader yang unggul. Kader Tapak Suci yang berkemajuan, mandiri dan berprestasi.

Bariyadi mengungkapkan, salah seorang anggotanya bernama Firdana Wahyu (Pendekar Madya) terpilih sebagai anggota kontingen pencak silat Indonesia pada SEA Games mendatang. (No)

BERITA REKOMENDASI