Teknologi Ember Tumpuk UGM Hasilkan Pupuk Cair

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Tim Teknologi Tepat Guna (TTG) UGM terus memberikan pelatihan ember tumpuk kepada masyarakat, yaitu metode pembuatan pupuk cair dengan menggunakan ember atau tong plastik yang disusun bertingkat. Salah satu pelatihan diberikan untuk anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Citrun Jaya, Dusun Duren, Jaten Jogorogo Ngawi pada 25 Oktober kemarin.

Ketua Tim TTG UGM, Atus Syahbudin SHut MAgr PhD mengatakan, pelatihan ember tumpuk dalam rangka mendukung desa wisata di lereng Gunung Lawu dan meningkatkan produksi hasil pangan. Pada akhir pelatihan, sekitar 30 ember tumpuk diserahkan Atus kepada Kepala Dusun Duren untuk ditempatkan di setiap rumah anggota KWT. “Suatu hari nanti keberadaan POC, kerajinan bambu, madu hutan, bunga telang, dan hutan rakyat yang dirintis di Desa Jaten ini dapat menjadi alternatif penghasilan, bahkan menjadi desa wisata agro,” harapnya. Pelatihan diikuti 30 warga termasuk Kepala Dusun Duren, Triono.

Nasih Widya Yuwono SP MP dari Fakultas Pertanian UGM saat menjadi pembicara pelatihan mengatakan, ember tumpuk digunakan untuk mengolah sampah/limbah organik dengan bantuan larva Hi (Hermetia illucens) yang juga dikenal sebagai BSF (Black Soldier Fly) atau lalat tentara hitam. Larva Hi dapat membantu proses pengomposan aerob dan mempercepat proses penguraian sampah organik di reaktor tumpuk. Reaktor ember tumpuk juga memungkinkan aliran lindi terpisah dari material padat sehingga menghasilkan pupuk cair.

BERITA REKOMENDASI