Tempati Mako Baru, Polsek Gondokusuman Terus Berbenah

Editor: Ivan Aditya

SETELAH hampir dua tahun ‘mengungsi’, terhitung sejak Jumat (20/08/2021) Polsek Gondokusuman Polresta Yogya Polda DIY, resmi kembali berkantor di Jalan Melati Wetan. Momentum itu ditandai dengan peresmian oleh Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar MSi, secara virtual.

Polsek Gondokusuman tergolong sebagai polsek ‘jantung kota’ yang lumayan sibuk di wilayah jajaran Polresta Yogyakarta, nyaris hampir sama dengan Polsek Umbulharjo. Dengan diresmikannnya markas komando (mako) baru tersebut, diharapkan jajaran Polsek Gondokusuman mampu secara optimal memberi pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek Gondokusuman AKP Surahman SSos didamping Kanit Lantas AKP Annas MZ SH dan Kanit Reskrim Iptu Deny Ismail SH, Senin (30/08/2021) menyampaikan dengan menempati markas komando (mako) berkonsekuensi harus mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Percuma menempati mako baru jika kinerjanya masih dengan ‘pola lama’.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas sarana dan prasarana baru, tentunya semua jajaran harus mampu menunjukkan kinerja yang sebanding dengan harapan masyarakat,” ujar Surahman SSos.

Dengan luas bangunan 610 meter persegi di atas tanah 1.080 meter persegi, Mako Polsek Gondokusuman ‘menampung’ 65 anggota, yang terbagi di 10 unit. Jumlah anggota itu cukup atau tidak cukup harus mampu menjadi pelayan dan pengayom masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Gondokusuman.

Seperti polsek-polsek yang lain, fungsi pelayanan ke masyarakat di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat bertumpu pada Bhabinkamtibmas yang berada di masing-masing kelurahan. Kecamatan Gondokusuman terdiri dari 5 (lima) kelurahan, masing-masing Baciro, Demangan, Klitren, Kotabaru, dan Terban.

Surahman menyampaikan Polsek Gondokusuman sempat berkantor ‘sementara’ di Jalan Atmo Sukarto kurang lebih selama dua tahun. Hal itu disebabkan dilakukannya renovasi total kantor di Jalan Melati Wetan Baciro.

Kini setelah resmi ‘balik kandang’, jajarannya siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Setidaknya di bagian Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang setiap hari bisa diibaratkan harus bekerja selama 24 jam. SPKT menanggung tanggung jawab menerima laporan kehilangan dan laporan polisi, yang merupakan garda depan pelayanan pada masyarakat. Di bagian inilah, masyarakat menyampaikan laporan apapun, untuk nantinya ditindaklanjuti oleh unit yang lebih berkompeten.

“Semisal laporan penipuan atau pencurian, setelah diterima SPKT nantinya akan ditangani Unit Reserse Kriminal (Reskrim) guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” jelas Surahman. Berdasar hal-hal tersebut, bisa dikatakan SPKT merupakan ‘jantungnya’ Polsek karena setiap laporan atau kejadian terlebih dahulu harus melalui SPKT sebelum ditindaklanjuti. Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu takut datang ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.

Surahman menjelaskan, di era keterbukaan ini polisi harus mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Terlebih Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah mencanang diksi ‘Presisi’, maka hal itu harus benar-benar diwujudkan dalam kerja keseharian. Jangan sampai Presisi sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja sehari-hari, terutama dalam hal pelayanan.

Karena itulah, masyarakat diimbau untuk rileks saja datang ke kantor polisi untuk menyampaikan masukan, kritikan, atau laporan kejadian-kejadian. Tidak perlu lagi berpikiran bahwa kantor polisi sebagai tempat yang angker dan seram, melainkan sebagai tempat yang menyejukkan.

Selain SPKT, unit lain yang kesehariannya cukup sibuk adalah Unit Intelkam, yang antara lain mengurusi soal pemberitahuan kegiatan, perizinan kegiatan, dan pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Karena menyangkut urusan pelayanan keseharian yang dibutuhkan masyarakat, Unit Intelkam juga diwajibkan bekerja secara maraton, 24 jam penuh. Hal tersebut tidak lepas dari fungsinya, dimana dalam keadaan darurat, polisi harus bisa melayani masyarakat.

“Insya Allah dengan menempati gedung baru dua lantai ini, kinerja kami bisa semakin meningkat untuk memenuhi harapan masyarakat,” kata Surahman. (Haryadi)

BERITA REKOMENDASI