Terancam Kolaps, Perusahaan Jasa Konstruksi se-DIY Buat Surat Terbuka untuk Sultan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Forum Komunikasi Asosiasi Perusahaan Jasa Konstruksi se Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terdiri dari GAPENSI, GAPEKNAS, GAPEKSINDO, ASKONAS, INKINDO, AKLI, AKAINDO, PERKINDO, GAPKAINDO dan AABI membuat surat terbuka menanggapi terbitnya Surat Keputusan Gubernur Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 050/5853 Tanggal 3 April 2020 Perihal Penghentian Proses Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Asosiasi pun kini terancam kolaps lantaran terdampak langsung adanya keputusan Gubernur DIY tersebut.

Zuharsono Ashari, Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Perusahaan Jasa Konstruksi se Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rilis tanggapan tertulisnya menyatakan beberapa hal. Berikut poin-poin yang disampaikan :

1. Bahwa peran usaha jasa konstruksi di DIY menurut data statistik adalah Penyumbang PDRB terbesar kedua setelah industri pengolahan

2. Usaha Jasa Konstruksi berdasarkan data statisik menjadi Sumber pertumbuhan dan penggerak ekonomi daerah yang utama

3. Sekiranya Pemda memangkas semua anggaran sektor konstruksi, maka usaha jasa pelaksana dan jasa konsultansi konstruksi dipastikan akan Kolaps, dan tentunya akan berdampak yang signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi di DIY

4. Kebijakan yang mendadak sangat berpotensi memblokir gerak sektor ini, yang tentunya akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihannya seperti di tahun 2019

BERITA REKOMENDASI