Terapkan ‘Pranatan Anyar Plesiran’, Wisatawan Mulai Kembali ke Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Pariwisata terus berupaya memulihkan perekomian melalui sektor pariwisata dengan menerapkan protokol kesehatan berdasarkan arah pemerintah pusat yang diatur dalam ‘Pranatan Anyar’ di industri pariwisata. Hasilnya, mulai terlihat dan wisatawan mulai kembali mengunjungi beberapa destinasi wisata terutama yang dinyatakan lolos untuk melakukan ujicoba.

“Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian DIY mencapai 10,35 persen atau Rp10,2 triliun dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,89 persen. Puncak kunjungan wisnus di DIY terjadi pada akhir tahun 2019 ada 6,116 juta dan wisman mencapai 433 ribu. Jumlahnya merosot saat awal mula pandemi pada Maret 2020 sehingga akhirnya dinas mulai melakukan upaya untuk memulihkannya,” ungkap Kabid Pemasaran Dispar DIY Marlina Handayani saat diskusi virtual bertajuk Sinergi Menumbuhkan Sektor Pariwisata Pascapandemi, Selasa (17/11).

Marlina menjelaskan selama ini wisman didominasi dari Malaysia dan Singapura akibat adanya penerbangan langsung ke Yogyakarta. Padahal, sebelumnya didominasi wisman asal Belanda. Namun, akibat pandemi Covid-19 terjadi perubahan tren berwisata dari destinasi keramaian seperti perkotaan dan tempat pertunjukan menuju wisata alam dengan memperhatikan sanitasi dan faktor kesehatan. Secara bersamaan pemprop DIY menyiapkan berabagai langkah agar wisatawan nyaman berwisata kembali.

BERITA REKOMENDASI