Terbentuk Kepengurusan KICI DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Ketua Umum Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) , Hj Ratih Sanggarwaty melantik kepengurusan KICi DIY,  pada Silaturahmi Nasional KICI di Pesona Hotel Mailoboro, Senin (9/12).

Sebagai penasehat GKR Hemas dan GKBRAy. A Paku Alam (pembina). Indah Rahayu (Ketua), Listiani Sintawati (Wakil ketua), Nuning Nurhayati SE (sekretaris), Nita Hadi (wakil sekretaris), Retno Asiyaningsih (Bendahara), Aries Nur Setiati ( Wakil Bendahara). Pengurus lainnya, Dwi Irit Tyas Titi Ningsih (Bidang Kaderisasi Keanggotaan), Nur Hilda SH (Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Rosalina Indah SE.MBA (Bidang Pendidikan Kebudayaan Pariwisata), Rita Eko Yuniarti ST.MBA (Bidang Keagamaan dan Rohani), drg Henny Primasari (Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Sosial) dan Siti Nur Tata Rizki (Bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga).

GKBRAy Paku Alam mengatakan, ibu harus dicerdaskan dulu untuk menciptakan generasi mendatang yang lebih cerdas lagi. "Ketahanan keluarga bisa mencerdaskan bangsa. Saat ini, masalah yang dihadapi Indonesia adalah masih ada 30 persen anak Indonesia mengalami stunting akibat gizi buruk. Banyak masalah disekitar kita, maka marilah sesama wanita saling mencerdaskan," jelasnya.

Sedang Ratih mengatakan, ibu yang cerdas harus cekatan  tidak boleh klemar-klemer. "Saya sedih kalau perempuan tidak berempati pada lingkungan sekitar. Seperti anggapan, biar saja dia kena narkoba asal bukan anak saya. Juga bila ada peristiwa lainnya asal tidak menimpa diri dan keluarganya. Kalau ini terus dibiarkan akan menumpulkan empati. Marilah kita bantu kita beri jalan untuk mereka yang membutuhkan," kata Ratih.

Silaturahmi akbar dihadiri pengurus KICI berbagai daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Jember, Jambi, Darmasraya, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Banten, Sungai Penuh dan Kalimantan Selatan.  Juga pemberian penghargaan apresiasi untuk  5 sosok perempuan Indonesia yang patut menjadi teladan.  Silaturahmi mengangkat tema "Merajut Silaturahmi Berderap Membangun Negeri". (Fia)

BERITA REKOMENDASI