Terduga Teroris Ditangkap di Berbah, Sultan Ingatkan Komitmen ‘Jaga Warga’

YOGYA, KRJOGJA.com – Densus 88 anti teror diketahui melakukan penangkapan terduga teroris di kawasan Berbah Sleman, Rabu (18/12/2019) pagi tadi. Hal tersebut mendapat tanggapan Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang lantas berupaya memaksimalkan peran warga mencegah masuknya orang terlibat organisasi afiliasi teroris. 

Ditemui wartawan usai pertemuan tertutup dengan Kapolda dan Mantan Kapolda DIY, Rabu (18/12/2019) Sultan mengungkap akan memaksimalkan Jaga Warga yang ada di tiap kelurahan DIY. Menurut Sultan, Jaga Warga dibekali pendidikan pelatihan keamanan dari Polda DIY sehingga kemampuannya setaraf dengan satpam. 

"Mau saya itu, ya Jaga Warga bisa ada di tiap kelurahan, dulu ada Jogo Boyo tapi sekarang diganti sekretaris lurah karena itu saya minta masyarakat secara swadaya jadi Jaga Warga. Karena itu saya minta Jaga Warga ada dan berfungsi termasuk mendata detail warga yang  masuk dan tinggal di desa, termasuk mungkin teroris itu,” ungkap Sultan. 

Saat ini diakui Sultan, peran keamanan masyarakat tak bisa lagi mengandalkan orang per orang lantaran kesibukan ataupun hal lainnya. Pemilik rumah misalnya, dikatakan Sultan sudah enggan melapor ke kelurahan untuk mencatatkan data penghuni baru yang menginap atau tinggal. 

“Maka itu ada Jaga Warga yang bertanggung jawab mengawasi dan menjaga keamanan di desa. Termasuk, mengingatkan ketika bapak ibu mau pergi, apakah pintunya sudah dikunci atau belum, kompor gasnya sudah dimatikan atau belum, begitu tugasnya,” pungkas Sultan. 

Sebelumnya beredar informasi penangkapan terduga teroris di Berbah Sleman Rabu pagi tadi. Namun begitu, polisi melalui Direskrimum Polda DIY AKBP Burkhan Rudi Satria belum membenarkan informasi penangkapan meski tak menampik terkait hal tersebut lantaran menjadi kewenangan Densus 88. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI