Terkait Aspirasi PPG, DPD Golkar DIY Buka Suara

YOGYA, KRJOGJA.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar DIY memberikan tanggapan terkait aspirasi Persaudaraan Pemuda Golkar (PPG) yang meminta Haryadi Suyuti mundur dari kursi ketua umun. DPD Partai Golkar DIY tak bisa memenuhi aspirasi karena para pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan Golkar tersebut tidak berada dalam sistem resmi kepartaian. 

Baca Juga: Dianggap Gagal Jadi Ketua DPD, Pemuda Golkar Paksa Haryadi Suyuti Mundur

Marzuki Arse Simatupang, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai DIY mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi pada para ketua organisasi kepemudaaan Golkar seperti AMPI dan AMPG terkait pernyataan PPG dan  melakukan rapat harian menyikapi hal tersebut. Hasilnya menurut dia, para ketua organisasi tersebut tak mengetahui sehingga dipastikan PPG hanya mewakili individu bukan organisasi, pun PPG sendiri tidak dikenal dalam organ Hasta Karya Golkar. 

“Kami tak menyebutnya ilegal tapi apa yang dilakukan tak sesuai tahapan struktutal. Yang bisa membentuk organisasi hanya DPP. Secara rasional mereka kader Golkar, secara rasa mereka anak-anak muda Golkar tapi secara kepartaian sulit kita membuka dialog dengan kita kalau mereka menggunakan organ di luar Golkar. Kalau mereka resmi menggunakan AMPG, AMPI atau yang lain enak bisa dijalurkan tapi kalau tak gunakan itu dan tersebar di beberapa kabupaten bagaimana provinsi berdialog. Kami ingin lakukan pendekatan personal, namun tak ada pintunya untuk dialog dengan mereka,” ungkap Marzuki pada wartawan Jumat (20/9/2019) siang. 

DPD Partai Golkar DIY menurut Marzuki kebingungan karena apa yang dibawa PPG tersebut tak sesuai dengan mekanisme partai. “Mematok dan memaksa untuk mundur, ini tidak ada dalam budaya Golkar. Tidak ada yang berwenang mematok tanggal sekian harus mundur. Ketua itu bertanggung jawab di Musda. Kalau ada kritik nanti di Musda, ada salurannya. Tinggal sebentar lagi awal 2020 mungkin sudah Musda,” tandas Marzuki didampingi Agus Mulyono, Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD Partai Golkar DIY. 

Terkait hasil pemilu jeblog yang dipermasalahkan PPG beberapa waktu lalu, DPD Partai Golkar DIY telah melakukan pleno secara internal dan semua pihak menerima dengan legowo. “Kami sudah evaluasi pemilu 2019 dan hasilnya kami sudah menerima tanpa menyalahkan siapapun. Itu di bulan puasa kemarin dan dilakukan secara internal tapi kok kemudian di bawa ke luar. Kita punya organ di dalam kewenangan pemilu dan sudah dipertanggung jawabkan di rapat pleno. Semua sudah legowo menerima tanpa menyalahkan siapapun karena ini pekerjaan bersama,” pungkas dia. 

Baca Juga: Kukuh Minta Haryadi Lengser, PPG Mengadu ke Jakarta

Dedi Suwardi, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD Partai Golkar DIY menambahkan pihaknya tak mempermasalahkan aspirasi dari kader-kader muda yang diyakini ingin membesarkan partai. Namun ia mengingatkan bawasanya partai memiliki sistem untuk penyampaian masukan dan kritik. 

“Kami tak tanggapi aspirasi ini sebagai hal negatif tapi justru masukan bagi Golkar. Tapi harus dipahami ini masa transisi bahwa kepemimpinan Pak Haryadi juga tidak dari awal.   Kalau ada masukan dan kritik atau apapun nanti salurannya di Musda,” ungkap dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI