Terkait Tuntutan ke Fathur, Ini Penjelasan Pemilik Klinik Hewan Naroopet

YOGYA(KRjogja.com) Pemilik klinik hewan Naroopet, Sri Dewi Syamsuri akhirnya bersedia angkat bicara terkait gugatan pada pemilik kucing bernama Fathur yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda DIY pada 21 Oktober 2016.

Kepada wartawan saat dihubungi Rabu (2/11/2016) Dewi menyampaikan bawasanya pelaporan postingan sosial media Facebook yang diunggah Fathur tersebut dianggap kelewat batas dan tak lagi bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga :
Curhat di Facebook, Pemilik Kucing Dipidanakan

Menurut Dewi, pada postingan yang diunggah 20 Februari 2016 di Facebook,  Fathur mencantumkan foto salah satu dokter hewan klinik yang tengah menangani Boy, kucing milik Fathur dengan disertai kata-kata yang dianggap tidak sopan. Akibat postingan yang ditujukan untuk mengenang satu tahun kematian kucing tersebut kemudian memunculkan kata-kata dokter malpraktek hingga kemudian Dewi tidak bisa menerima.

"Tapi saya sudah berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan, saya datang ke kostnya baik-baik bersama saksi yang juga teman dia sendiri tapi kemudian dia bilang tetap diteruskan padahal pada saat kejadian awalnya dia sudah meminta maaf dan berkata tak ingin memperpanjang masalah. Sebelum postingan Februari itu sebenarnya sudah selesai menurut saya karena sudah sama-sama minta maaf, tapi ternyata postingan 20 Februari itu muncul dan sangat menyinggung perasaan kami," terangnya.

Usai postingan yang akhirnya didasarkan sebagai pelaporan di Polda DIY beberapa kali Dewi berusaha untuk mengambil jalan kekeluargaan untuk bertemu dengan Fathur. Namun hasilnya tak sesuai yang diharapkan dan tak kunjung menemui titik tengah.

"Akhirnya kita sepakat harus ada pihak ketiga netral yang menengahi permasalahan ini, saya coba hubungi Polsek hingga Polres tapi akhirnya diarahkan ke Polda hingga kasus tersebut ditangani sampai saat ini. Saya melaporkan dia bukan pencemaran nama baik karena dia memeriksakan kucingnya ke klinik saya tapi karena mengatakan saya gila dan sebagainya juga mengatakan dokter saya malpraktek sebelum ada keputusan pengadilan yang menyatakan hal itu, inilah yang perlu digarisbawahi," ungkapnya lagi.

Hingga saat ini Dewi mengakui masih tetap membuka pintu kekeluargaan bagi Fathur. Namun demikian mengingat proses hukum telah sampai ke kejaksaan maka ia tak bisa berbuat banyak dan menyerahkan kelanjutannya pada pihak berwajib. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI