Ternyata, Pelaku Pembacokan Egy Kena Sabetan Rekan Sendiri

YOGYA, KRJOGJAcom – Satreskrim Polresta Yogyakarta menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan dan pembacokan yang menewaskan seorang pelajar di Kota Yogya, Egy Hermawan (17).  Ternyata, satu dari tujuh pelaku terluka dibagian kaki akibat kena sabetan sajam dari rekannya sendiri. Hal itu terungkap dalam rekonstruksi yang digelar di TKP pengeroyokan dan pembacokan, di Jalan Menukan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogya.

Salah satu pelaku inisial SPS (17) luka di bagian lutut kanan akibat terkena sabetan sajam rekannya. Saat itu, para pelaku dalam posisi mengeroyok korban. Tujuh pelaku yang dihadirkan dalam rekonstruksi ini total memperagakan 18 adegan. "Salah satunya ada yang terluka. Dan pelaku tersebut juga yang di tangkap pertama oleh Satreskrim Polresta Yogyakarta," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno, kepada wartawan di lokasi kejadian. Minggu (29/09/19).

BACA JUGA :

Tak Ingin Terulang Lagi, Sultan: Proses Hukum Pelaku Penganiayaan Egy Hermawan!

Diikuti 7 Pelaku, Berikut 18 Adegan Reka Ulang Pembacokan Egi

Selain itu, dilakukan rekontruski juga untuk menguatkan tuntutan di sidang pengadilan. Sehingga hakim dengan tegas memberikan hukum pidana kepada para pelaku atas keputusan kasus tersebut.

"Rekontruksi sudah sesuai seperti apa yang disampaikan keterangan pelaku. Karena sebelumnya juga sudah pra rekontruksi. Sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP)," ucapnya.

Diketahui, motif pengeroyokan hingga korban Egi tewas, lantaran para pelaku sakit hati. Sutikno menyebut kedua geng tersebut adalah Respect dan Morenza. "Ada kegiatan antar geng anak sekolah yang terdiri dari beberapa sekolah. Sudah turun turun bahwa kedua geng saling bermusuhan," jelasnya.

Hingga saat ini, berdasarkan hasil penyelidikan, pihak polisi menetapkan 7 tersangka. Mereka adalah WD (16) berperan sebagai pembacok, NMA (18) yang mengomadoi untuk mengejar korban, PSP (17) yang menendang, sedangkan LK (17) yang memukuli korban. Sedangkan SPM (16), RD (16), AP (16) berperan sebagai joki.

"Apakah cukup 7 atau ada yang lain, kita akan melihat dan menganalisa setelah rekontruksi ini berdasarkan keterangan dan mengikuti petunjung dengan alat bukti yang lain," tuturnya.

Rekontruksi sesuai Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Menukan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogya. Rekontruksi dimulai pukul 06:00 WIB hingga sekitar 07:45 WIB. (Ive)

BERITA REKOMENDASI