Tersangka Tindak Pidana Pemilu Merasa ada Pembiaran

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Tersangka tidak pidana Pemilu ETF (54) warga Kecamatan Bruno Kabupatren Purworejo, menyesalkan tindakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menetapkan dirinya sebagai tersangka dan melimpahkan kasusnya ke pihak kepolisian.

ETF merasa ada pembiara dalam perkara ini karena dirinya merasa belum pernah mendapat teguran baik secara lisan maupun tertulis. “Belum pernah ada peringatan, dan kasus ini langsung dilimpahkan ke kepolisian,” kata ETF, Jumat (08/03/2019).

ETF yang kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Purworejo ini mengaku tetap akan kooperatif dengan mengikuti proses hukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. “Memang kami kemarin dipanggil polisi, tapi kami tidak bisa hadir karena sedagng tugas di Jakarta,” jelasnya.

Kasus dugaan pelanggaran tindak pidana Pemilu yang menjerat ETF ini karena yang bersangkutan, saat menghadiri kegiatan kampanye menggunakan mobil dinas (Mobnas). “Mestinya adaupaya prefentif dari Bawaslu pada saat kejadian itu. Apalagi waktu itu juga ada personil Bawaslu di lokasi,” kata ETF.

Diakui, mobil yang digunakan saat itu mamang mobnas namun tidak menggunakan plat merah. “Waktu itu mobil hanya mengantar saya dan jauh dari lokasi, setelah acara selesai saya dijemput,” jelasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI