The Apprentice: ONE Championship Edition, 8 Kandidat Tetap Bertahan

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJogja.com –  Tayangan “The Apprentice: ONE Championship Edition” di episode 8 menyisakan 8 kandidat yang tetap bertahan saat persaingan semakin ketat.  Adapun eliminasi terus terjadi untuk membuktikan siapa yang paling kuat bertahan.

Tammy Chan, Director of PR & Communications dalam siaran pers yang diterima KRJogja.com Selasa (11/5) menuturkan beberapa tantangan yang harus dilalui peserta mulai dari latihan simulasi menyelematkan diri secara darurat. Tantangan ini membutuhkan kerjasama sebagai pembuktian ketahanan mereka di bawah tekanan ekstrim.

“Peserta menemukan diri mereka diikat ke kursi di dalam lambung helikopter tiruan yang terbalik di bawah air. Para peserta harus mengatasi rasa takut dan kecemasan untuk menemukan jalan menuju keselamatan,” jelas Tammy.

Selain tantangan fisik,peserta dihadapkan dengan tantangan bisnis yakni dengan menjual secara berkelanjutan. Adapun peserta menguji diri mereka sendiri dalam tantangan penjualan yang menugaskan mereka untuk memposisikan berbagai produk recycle untuk mempromosikan masa depan yang berkelanjutan.

“Tim menawarkan penawaran sebagai grup untuk perusahaan secara B2B (Business-to-Business) dan secara individu ke pelanggan B2C (Business-to-Consumers). Produk berkisar dari skateboard tua yang diubah menjadi bangku hingga barang-barang kayu yang terbuat dari limbah industri dan pohon tumbang,” jelasnya lagi.

Dalam tantangan bisnis ini, Tim Valor menghasilkan total penjualan keseluruhan S$15.769.  Tim Conquest mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memilih untuk membuat proposisi nilai dengan pengecer mereka yang membuat produk lebih dapat diterima. Item yang ditawarkan sesuai dengan yang dicari pengecer. Irina mengusulkan diantaranya workshop dengan produk-produk yang memberi nilai tambah bagi pembeli. Tim Conquest menyelesaikan tugas dengan total penjualan keseluruhan S$26.416. Sehingga pada akhirnya, Tim Conquest membawa pulang kemenangan dengan angka penjualan yang lebih unggul.

Meski dinamika tim akan terus memainkan peran penting dalam kompetisi, lebih banyak penekanan akan ditempatkan pada kinerja individu ke depan. Ditambahkannya sekilas mengenai ONE Championship merupakan properti media olahraga terbesar dalam sejarah Asia, dan produsen konten olah raga millennial terbesar di Asia. Berpusat di Singapura, ONE adalah Rumah bagi Seni Bela Diri, dan organisasi seni bela diri terbesar di dunia, yang menjadi tuan rumah dari berbagai pertarungan semua jenia bela diri seperti Muay Thai, Kickboxing, Karate, Kung Fu, Silat, Sanda, Lethwei, Seni Bela Diri Campuran, Tae Kwon Do, Gulat Kuncian, dan banyak lagi.

ONE merupakan tuan rumah acara olahraga hiburan terbesar di seluruh Asia dengan menampilkan para atlit bela diri campuran terbaik di Asia dan para juara dunia di berbagai saluran penyiaran media global terbesar di Asia. ONE eSports, anak perusahaan dari ONE Championship, mengadakan Seri Kejuaraan eSports global terbesar dengan beberapa judul game blockbuster terbesar di dunia. Sebagai tambahan dari platform digitalnya, ONE Championship menyiarkan le lebih dari 2,6 milliar pemirsa potensial di lebih dari 140 negara melalui saluran penyiaran global terbesar. (Aje)

 

BERITA REKOMENDASI