Tiga Tahun Berturut-turut Baznas DIY Raih Predikat ‘Wajar’

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Amil Zakat Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta (BAZNAS DIY) kembali berhasil meraih lagi predikat ‘Wajar’ yakni predikat tertinggi dalam laporan audit keuangan Kantor Akuntan Publik (KAP). Hal itu terkait laporan keuangan sepanjang tahun 2019. Laporan Keuangan Baznas DIY mendapat Opini Wajar (WTP) dari hasil audit Auditor Independen KAP Kumalahadi, Kuncara, Sugeng Pamudji dan Rekan.

Penyerahan hasil audit laporan keuangan BAZNAS DIY ini diterima langsung Ketua dan Wakil Ketua 3 BAZNAS DIY, Dr H Bambang Sutiyoso MHum dan H Nursya’bani Purnama MSi, baru-baru ini. “Jadi, selama tiga tahun berturut-turut Baznas DIY mendapatkan predikat WTP. Hal ini sebagai bentuk profesionalisme dan transparansi pengelolaan keuangan secara kelembagaan,” kata Bambang Sutiyoso

Menurut Bambang Sutiyoso, hasil yang maksimal ini tidak terlepas dari peran audit internal yang profesional dan seluruh SDM pengurus yang telah menjalankan fungsi pengelolaan dengan sangat baik. “Laporan keuangan kami menyajikan secara Wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan, serta laporan perubahan dana dan arus kasnya sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia,” tambahnya.

Proses audit laporan keuangan BAZNAS ini dapat diselesaikan di tengah sulitnya proses pelaksanaan teknis akibat pandemi Covid-19. Pasalnya, sejumlah kunjungan tim yang biasanya bisa dilakukan secara tatap muka, terbatasi oleh protokol kesehatan yang sangat hati-hati untuk mengurangi tingkat penyebaran virus, sehingga waktu yang dibutuhkan dalam proses audit untuk tahun ini membutuhkan waktu yang lebih panjang.

Bambang Sutiyoso bersyukur atas capaian maksimal ini, yaitu Baznas DIY mampu meraih kembali predikat yang sama seperti yang telah didapatkan pada tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, predikat ‘Wajar’ dalam laporan keuangan Baznas DIY menjadi bukti bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun melalui BAZNAS DIY telah menjalankan sesuai aturan yang berlaku.

“Alhamdulillah, melalui kerja sama yang baik dari seluruh pengurus, kita mampu mengulang kembali prestasi yang sama melanjutkan predikat wajar dalam laporan keuangan Baznas DIY. Kita semua memiliki komitmen untuk selalu menjalankan pengelolaan yang efektif dan efisien dengan tertib mengikuti aturan yang berlaku sesuai hukum syariah dan perundang-undangan,” ujarnya.

Selain itu, predikat ini juga menjadi dorongan motivasi positif bagi Baznas DIY untuk disiplin menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan kepada masyarakat secara luas, utamanya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi muzaki maupun mustahik. (Fie)

BERITA REKOMENDASI