TMMD Tahap II Kodim Yogya Gelar Pengobatan Massal Gratis

YOGYA, KRJOGJA.com – Dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap II 2019, TNI mengajak masyarakat untuk mengikuti pengobatan dan terapi massal gratis. Sebanyak 800 botol ramuan tradisional Therapi Banyu Urip diberikan kepada pengunjung. 

Asisten pribadi pimpinan Therapi Banyu Urip, Agus Karjono mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu karena tidak bisa berobat ke dokter.

"Pengobatan ini dapat menyembuhkan penyakit luar maupun dalam. Karena masyarakat kita masih banyak yang membutuhkan pengobatan gratis, khususnya bagi kaum rentan yang sudah berumur," kata Agus kepada KRjogja.com dalam acara TMMD tahap II di lapangan Sorosutan, Sidokabul, Yogyakarta, Minggu (04/08/2019).

Menurutnya, ramun itu memiliki banyak manfaat dan dapat mengobati sejumlah penyakit. Mulai dari penyakit kanker serviks, tumor, kista, luka bakar, stroke (penyakit-penyakit dalam). Juga cocok untuk terapi penyakit mata minus, silinder, katarak, hingga asam urat.

"Pengobatan dilakukan secara tradisional. Ada 4 metode yaitu secara tetes, kumur, minum, dan di kompres atau dilumuri," ucapnya.

Sejak pagi tadi, pihaknya sudah mencatat 800 pengunjung yang telah melakukan pengobatan gratis. 

"Target 1000 orang yang mendapat pengobatan gratis. Sudah 800 san orang. Kebanyakan yang datang ibu ibu dan bapak bapak yang sudah berumur. Terlebih lagi masyarakat kurang mampu yang tidak bisa berobat ke dokter," ungkapnya.

Rujiem (63) pengunjung warga Glagah, Sorosutan, Yogyakarta mengungkapkan, merasa ringan setelah menjalankan terapi mata.

"Mata saya sudah tua. Suka pusing juga. Tadi saya sudah diterapi sama tim medisnya. Alhamdulillah sudah agak ringan, enakan," ucapnya.

Sementara itu Komandan Kodim Yogyakarta Letkol Inf Wiyata S Aji, mengatakan, dalam rangka TMMD Sengkuyung Tahap II 2019 bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pembangunan daerah dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Kita hadirkan pameran UMKM disini, dan beberapa penyuluhan seperti workshop, pengobatan gratis dan ketrampilan masyarakat," terangnya.

Kekuatan dari Yogyakarta, lanjut Wiyata, sebetulnya ada pada SDM. Oleh sebab itu harus terus dibangun . Melalui kegiatan tersebut, harapannya dapat mempromosikan pembangunan SDM.

Selain diisi pameran umkm, pengobatan gratis, pasar murah, pentas seni dan budaya, pameran potografi dan workshop. Kegiatan juga diisi pertunjukan terjun payung oleh atlit DIY.

"Harapannya dapat meningkatkan minat olah raga terjun payung. Selain itu juga sebagai ajang hiburan," pungkasnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI