Tol Yogya-Bawen, 2019 Mulai Konstruksi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan, pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Semarang Jawa Tengah segera direalisasikan. Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga sudah menyetujui rencana pembangunan jalan tol tersebut dengan lokasi melewati sekitar Selokan Mataram untuk ruas di wilayah DIY.

"Yang diperlukan sekarang teman-teman di daerah untuk menyesuaikan Tata Ruang dan Tata Wilayah jalur tersebut dengan jelas karena ini sangat penting untuk jalur koordinatnya terkait Amdal. Kita akan hargai pendapat teman-teman di daerah," ujar Wahyu Utomo di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Menurutnya, pada 2019 mendatang Jalan Tol Yogya-Bawen diharapkan sudah bisa konstruksi. Untuk itu KPPIP akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penetapan lokasi yang nantinya akan dikeluarkan oleh Gubernur DIY. Setelah itu baru pengadaan lahan dan pada 2019 dilakukan konstruksi dengan pola KPPU dan PUPR harus menyusun lelang.

Baca Juga :
Jalan Tol Yogya-Bawen Beroperasi 2019, RT/RW Disiapkan
Tol Yogya-Bawen Ikuti Jalur Selokan Mataram
Jalan Tol Yogya-Bawen Masuki Tahap Studi Pengembangan
Tol Yogya Cilacap Segera Dibangun

Sementara pendapat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo terhadap Jalan Tol Yogya-Bawen ini, menurut Wahyu, prinsipnya tetap mendukung pembangunannya. Apalagi saat ini sedang dilakukan perubahan Tata Ruang dan Tata Wilayah di Jawa Tengah.

Namun saat ini Tim KPPIP diminta duduk bersama dengan SKPD karena ada 'highlight' yakni masalah sosial dan kepemilikan saham masyarakat dalam jalan tol tersebut. "Ini ada permintaan dan syarat agar masyarakat punya saham dalam proyek ini. Jadi kepemilikannya bukan badan usaha tapi milik masyarakat. Namun ini belum diputuskan dan saat ini menjadi pekerjaan rumah KPPIP. Ini menjadi PR kami dan jadi bahan evaluasi kami, karena belum terpikirkan sebelumnya," ucapnya.

Sementara Kemenko Perekonomian sedang membicarakan agar di setiap rest area jalan tol harus ramah UMKM. Artinya, rest area bisa digunakan oleh UMKM untuk berjualan karena akan ada akses jalan langsung ke tempat tersebut. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI