Tolak Kapitalisme Pendidikan, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD DIY

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Senin (19/9/2016) siang menggelar aksi unjukrasa di halaman DPRD DIY. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut pemerintah tidak menjadikan pendidikan sebagai komoditas ekonomi dengan orientasi untung dan rugi.

Ketua Umum SMI, Nunung Lestari mengatakan beberapa waktu terakhir negara terkesan abai dengan pendidikan nasional. Hal tersebut menurut dia ditandai dengan penyerahan tugas pelayanan pendidikan ke tangan swasta yang secara tak langsung mencabut subsidi pendidikan.

"Pendidikan menurut kami adalah tanggungjawab negara, bukan milik pemodal apalagi dijadikan alat penguasa. Saat ini posisi pelajar dan mahasiswa berubah sebagai customer, konsumen saja dan masyarakat kini menilai pendidikan yang mahal adalah yang berkualitas, ini jelas sangat keliru menurut kami," ungkapnya.

Tak hanya itu, menurut Nunung kondisi pendidikan yang dinilai mengadopsi gaya barat dianggap sebuah kesalahan. "Pelajar dan mahasiswa jadi tak produktif, seperti robotisasi manusia saja, semacam kacamata kuda buatan barat," imbuhnya.

Karena itulah SMI menyerukan negara untuk mengembalikan dunia pendidikan nasional sebagai hak rakyat yang bisa dinikmati tanpa harus membayar mahal. "Semangat pendidikan kita itu berdasar kerakyatan sesuai UUD 1945, kami akan terus meneriakkan hal ini sampai kapanpun," pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI