Tolak Sirkus Lumba-Lumba, Pecinta Binatang Teatrikal

YOGYA (KRjogja.com)- Akibat keprihatinan pada kegiatan sirkus yang menggunakan lumba-lumba, puluhan aktivis pecinta binatang tergabung dalam Animal Friends Jogja Selasa (22/11/2016) menggelar aksi teatrikal di titik 0 kilometer Yogyakarta. 

Dalam aksi itu menunjukkan bagaimana penderitaan lumba-lumba yang tak bisa merasakan hidup di alam bebas lantaran harus menuruti keserakahan manusia yang mengatasnamakan hiburan dan edukasi. 

Koordinator aksi Angelina Pane mengungkap para aktivis sangat prihatin dengan masih adanya atraksi lumba-lumba yang dirasa merampas hak hidup satwa laut tersebut. Hal ini menurut Pane diperparah terutama dengan adanya dua event yang memperbolehkan sirkus lumba-lumba yakni di Alun-Alun Utara dan Jalan Magelang. 

"Kami sangat menyayangkan Yogyakarta dikepung dua sirkus lumba-lumba dan kami rasa ini merupakan pembodohan. Mengapa pembodohan, karena sirkus ini mengatasnamakan edukasi dan hiburan, kalau edukasi seharusnya tidak dengan menyiksa dan menempatkannya di kolam kecil, biarkan mereka bebas di alam," ungkapnya. 

Animal Friends Jogja meminta pemerintah tegas menghentikan sirkus lumba-lumba khususnya yang ada di Yogyakarta. "Sayang sekali karena Indonesia tinggal satu-satunya negara yang mengijinkan adanya sirkus lumba-lumba yang hewannya diambil dari alam secara ilegal, kedoknya penyelamatan tapi ternyata hanya demi keuntungan saja," imbuhnya. 

Dalam aksi teatrikal tersebut, para aktivis menunjukkan tahapan pelatihan lumba-lumba yang dilakukan lebih mengarah pada penyiksaan. Mereka bahkan membawa krangkeng yang diibaratkan digunakan para pawang untuk mengurung lumba-lumba saat tak mau menuruti keinginan manusia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI