‘Tracing dan Blocking’ Upaya Cegah Penularan Covid di Perkantoran

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pemkab Kulonprogo meningkatkan kapasitas rapid test seiring dengan terjadinya lonjakan penderita virus Korona (Covid-19). Untuk Pemkot, selama satu pekan ini Pemkot Yogya menggencarkan tracing dan blocking menyusul dua orang tenaga teknis yang terkonfirmasi positif Covid-19. Terlebih dalam beberapa hari terakhir ini terdapat penambahan kasus positif hingga dilakukan perawatan di rumah sakit.

Dua orang tenaga teknis yang diketahui positif Covid-19 tersebut bekerja di organisasi perangkat daerah (OPD) yang berbeda. “Kemarin ada satu tenaga teknis yang kena, sekarang ada satu orang lagi. Upaya kita sekarang ialah tracing dan blocking secepatnya,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi, Senin (3/8).

Upaya tracing dilakukan untuk menelusuri sumber penularan awal yang menyebabkan tenaga teknis tersebut terjangkit virus Korona. Sedangkan blocking agar penularannya tidak melebar hingga lingkungan kerja. Sumber penularan kedua tenaga teknis itu hingga kini juga masih dalam penelusuran secara ketat.

Heroe menambahkan, peningkatan kasus di Kota Yogya sepekan ini salah satunya dipicu dari klaster tenaga kesehatan. Meski seluruh tenaga kesehatan di Kota Yogya sebetulnya zero kasus, namun terjangkit dari kabupaten lain yang merupakan warga kota atau berdomisili di kota. Akan tetapi ada juga kasus positif yang belum diketahui kontak awalnya dari mana, termasuk dua orang tenaga teknis yang bekerja di lingkungan Pemkot.

BERITA REKOMENDASI