Transparansi Zona Sebaran Covid-19 Perlu Dipertegas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya didesak transparan terhadap zona sebaran Covid-19 hingga level kampung. Zona wilayah apakah masuk kategori hijau, kuning atau merah perlu dikuak guna mendukung semarak kegiatan keagamaan. Hal ini sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Agama 15/2020 terkait panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan.

”Harapan kami Pemkot Yogya atau gugus tugasnya bisa transparan dan proaktif memberikan informasi yang cukup kepada pengelola tempat ibadah dan juga masyarakat. Apalagi dalam SE Kemenag tersebut disampaikan kriteria tempat ibadah yang bisa digunakan tidak terkait dengan zona hijau, kuning atau merah,” kata anggota Fraksi PKS DPRD Kota Yogya Nurcahyo Nugroho.

Transparansi serta sikap proaktif dari unsur Pemkot Yogya terkait kategori zona di setiap wilayah atau kampung akan membuat pengelola tempat ibadah dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjalankan ibadah. Menteri Agama dalam edaran itu juga mengamanatkan bagi pengelola tempat ibadah untuk mengurus Surat Keterangan Rumah Ibadah Aman Covid dari ke gugus tugas di daerahnya.

”Sekira ada sikap proaktif dari Pemkot atau pun gugus tugas dengan memberikan informasi ke kelurahan dan pengurus kampung, apakah wilayahnya termasuk zona aman maka hal ini akan sangat membantu,” imbuhnya.

Menurut Nurcahyo, dalam pengamatannya di beberapa wilayah ada beberapa tempat ibadah yang tetap dibuka untuk digunakan peribadatan masyarakat selama pandemi. Setelah keluar SE Kemenag semakin banyak para pengelola tempat ibadah segera membuka kembali aktivitas peribadatan, namun juga ada yang masih menunggu masa tanggap darurat selesai.

Hal ini wajar karena banyak masyarakat yang sudah ingin segera beribadah di tempat ibadah. Akan tetapi masyarakat sejauh ini tidak pernah tahu apakah wilayahnya termasuk zona yang dikatakan aman. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI