Tujuan Wisata, Yogya Dibekali Kereta Kelas Priority

YOGYA, KRJOGJA.com – Kereta Api (KA) Pariwisata yang menjadi bagian dari PT KAI menaruh perhatian serius untuk keberangkatan maupun tujuan Yogyakarta. Hal ini seiring Yogya sebagai kota tujuan wisata sehingga disematkan kereta kelas priority untuk memperbanyak pilihan penumpang kereta api. 

Menurut Direktur Utama PT KA Pariwisata, Totok Suryono, sebagian besar permintaan kereta wisata ialah dari Jakarta dan Yogya. Sedangkan sistem sewa atau carter 80 persen memiliki tujuan ke Yogyakarta. "Ini menjadi dasar bagi kami meluncurkan kereta kelas priority pada rangkaian kereta milik Daop 6 Yogya, yakni pada KA Fajar Utama Yogya dan KA Senja Utama Yogya," jelasnya dalam jumpa media di Stasiun Yogyakarta, Rabu (11/12/2019).

Kereta kelas priority yang disematkan pada gerbong KA Fajar Utama Yogya dan KA Senja Utama Yogya tersebut memiliki kapasitas 30 tempat duduk. Operasional perdana akan diberangkatkan pada Jumat (13/12/2019) dan seterusnya beroperasi setiap hari. Ka Fajar Utama Yogya berangkat pukul 07.00 WIB dan KA Senja Utama Yogya berangkat pukul 19.55 WIB. Kedua rangkaian tersebut memiliki tujuan akhir di Stasiun Pasar Senen Jakarta.

Totok menambahkan, dengan adanya kereta kelas priority tersebut maka kini penumpang dari Yogyakarta bisa memperoleh beragam pilihan. Mulai dari kelas ekonomi, bisnis, eksekutif, luxury hingga priority. Khusus kelas priorty, sejumlah fasilitas yang diberikan ialah makan dan minum, hiburan di setiap kursi, wifi, serta minibar dengan aneka kopi, teh dan snack gratis. 

"Penumpang juga bisa menunggu di executive lounge dengan menunjukkan boarding pass dan KTP. Harga tiket kami berikan promo yakni Rp 600.000," tandasnya.

Mulai saat ini pemesanan tiket kelas priority pada KA Fajar Utama Yogya dan KA Senja Utama Yogya sudah bisa dilakukan melalui beragam chanel. Mulai dari KAI Access, gerai supermarket, online maupun loket stasiun. Totok mengaku, pihaknya sengaja mengoperasikan perdana kelas priority pada akhir pekan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), seiring tingginya okupansi pada momentum tersebut.

Sementara Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogya Eko Budiyanto, menyambut baik hadirnya kelas priority. Dirinya pun optimis ke depan akan sangat diminati oleh wisatawan yang hendak menuju Yogya atau berangkat dari Yogya.

Terkait angkuta Nataru tahun ini, menurut Eko rangkaian kereta tambahan mengalami pengurangan dibanding tahun lalu. Pada tahun lalu ada delapan KA tambahan, sedangkan tahun ini hanya lima KA tambahan. "Jumlahnya memang berkurang. Namun itu sudah mempertimbangkan okupansi. Apalagi dengan jadwal baru, kereta yang melintasi Yogya setiap harinya bertambah banyak," katanya.

KA tambahan untuk angkutan Nataru tersebut ialah KA Argolawu, Taksaka, Sancaka, Dwipangga, dan Lodaya. Total okupansi KA tambahan tersebut mencapai 4.852 kursi setiap hari yang dioperasikan pada 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI