Tukang Becak dan PKL Malioboro Dapat Makan Siang Gratis

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PPKM Darurat yang harus dilaksanakan di DIY membawa dampak besar bagi masyarakat yang hidup di kawasan Malioboro. Lantaran akses jalan ditutup dan tak ada wisatawan, mereka praktis tak punya pendapatan sejak 3 Juli 2021 lalu.

Komunitas Velox, salah satu yang menaruh kepedulian pada warga di kawasan Malioboro. Kamis (08/07/2021) mereka bergerak, membagikan nasi box dan masker untuk makan siang warga di kawasan pusat kota dan pariwisata Yogyakarta itu.

Dr Andri Wibowo, penasihat komunitas Velox mengatakan gerakan yang diberinama berbagu untuk sesama ini muncul karena empati pada warga terutama pekerja harian yang begitu terdampak adanya PPKM Darurat. Setiap hari, komunitas tersebut mengerahkan anggotanya untuk turun menjangkau warga terdampak yang ada di beberapa wilayah Yogyakarta.

“Hari ini kami targetkan memberikan 1000 nasi box dan masker untuk warga di Malioboro dan beberapa lokasi lain. Kami akan terus bergerak sampai nanti harapannya akhir PPKM darurat pada 20 Juli. Bagaimanapun, warga terutama pekerja harian dan pegiat wisata ini sangat terdampak,” ungkapnya di sela aksi berbagi.

Di Malioboro, para penarik becak, PKL, kusir andong dan warga di kawasan tersebut yang hidup dari pariwisata menjadi sasaran. Mereka mendapatkan makan siang yang dikemas dalam nasi box juga masker.

“Masker ini harapannya bisa digunakan untuk berganti setiap hari karena bagaimanapun kita bisa mencegah. Kalau teman-teman ini tidak bisa di rumah karena harus mencari nafkah, mereka terlindungi tidak tertular dan menularkan. Semoga pandemi ini bisa lekas berakhir dan kehidupan berjalan seperti sediakala, pariwisata dan pendidikan yang jadi tulang punggung ekonomi DIY bisa berjalan,” sambung dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI