Tumbuhkan Kembali Rasa Kesetiakawanan dan Kebangsaan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kembali rasa kesetiakawanan dan rasa kebangsaan. Pasalnya saat ini telah terjadi pergeseran pandangan di tengah-tengah masyarakat yang tidak lagi mengedepankan toleransi, hormat-menghormati dan gotong-royong.

Menurut Wagub, kondisi ini tak bisa lepas dari masifnya informasi yang memuat unsur-unsur permusuhan, kekerasan yang mudah diakses terutama di media sosial. Untuk mengembalikan rasa kesetikawanan dan kebangsaan, perlu diperbanyak informasi yang menyuguhkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial.

"Saya yakin masih ada orang-orang yang memiliki rasa kesetiakawanan sosial yang harus didukung dan di beri ruang lebih banyak," terang Wagub usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional bertema 'Kerja Nyata Menuju Indonesia Sejahtera' di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Jumat (16/12/2016).

Kepala Dinas Sosial DIY Drs Untung Sukaryadi MM mengatakan, tindak kekerasan yang terjadi di DIY akhir-akhir ini, sangat dipengaruhi kondisi sosial dari pelaku. Mereka tidak mendapatkan pengakuan atau perhatian dari keluarga sehingga mencari pelampiasan di luar.

Untuk mencegahnya, perlu digalakkan pendidikan moral mulai lingkungan terkecil yakni keluarga. Permainan zaman dulu yang itu dimainkan banyak orang, perlu dimunculkan kembali karena efektif melatih anak bersosialiasi. "Dari situ akan muncul dalam diri anak rasa kesetiakawanan dan toleransi terhadap sesama," kata Untung.

Sedangkan Ketua Karang Taruna DIY GKR Condrokirono mengatakan, aksi anarkis di kalangan pelajar lebih disebabkan mindset generasi muda yang sudah mengalami pergeseran. Itu sangat dipengaruhi oleh informasi yang diserapnya melalui berbagai media. "Pendidikan budi pekerti menjadi sangat penting untuk diberikan sejak dini dan itu menjadi tanggung jawab bersama," katanya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI