Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Untuk Pastikan Program Berjalan

KRJogja.com.  Dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19, pemerintah harus memiliki banyak cara. Salah satunya dengan mewajibkan vaksin Covid19 bagi warganya.
Demikian disampaikan Sosiolog dari UGM, Dr Arie Sujito SSos MSi , Minggu (8/8) menanggapi ketentuan menunjukkan sertifikat vaksin saat memasuki tempat atau layanan umum di sejumlah daerah. “Dalam situasi darurat (dengan korban banyak berjatuhan), tidak mungkin hanya menggunakan satu strategi. Tetapi harus menggunakan banyak strategi,” ungkap Dr Arie.
Menurut Arie, langkah lainnya yang perlu dilakukan yakni dengan penegakan hukum, pemberian layanan vaksin dan layanan kesehatan lainnya serta langkah pencegahan dengan edukasi. Semua itu ditempuh sebagai bagian dari strategi untuk pengurangan risiko korban pandemi Covid-19. Saat pandemi yang begitu hebat, di mana kepentingan ekonomi berbenturan dengan kepentingan kesehatan yang tidak ingin banyak korban, maka perlu kombinasi langkah.
Dr Arie menyebut sebagai langkah dengan pendekatan kombinasi agar, kedua kepentingan bisa berjalan. Hanya saja, antara penegakan hukum dan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi harus berpadu. Pemerintah tidak sekadar dengan penegakan hukum, tetapi juga harus menyeimbangkan dengan layanan warganya terkait masa pandemi, termasuk fasilitasi layanan kesehatan.
“Yang paling penting sebetulnya, fenomena membaca vaksin sebagai tanggungjawab negara pada warganya. Karena itu, cara menghubungkan kebutuhan vaksin dan tanggungjawab negara dan pencegahan penyakit, perlu ditempuh dengan strategi yang efektif. Yakni dengan mengharuskan warga yang datang ke tempat-tempat publik harus menunjukkan sertifikat vaksin, tanda sudah divaksin. “Mungkin itu maksudnya, untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi telah berjalan,” ujar Dr Arie.
Langkah lain yang harus terus dilakukan pemerintah, yakni terus mendorong warga untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Seperti terus menggunakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan.
“Kita ingin aktivitas ekonomi jalan, kesehatan juga harus jalan. Ini cara kompromi yang harus dilakukan,” ujar Dr Arie.
Seperti diketahui, sejumlah daerah memberlakukan aturan bahwa mengunjungi tempat umum. Agar dapat menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19, maka dapat diakses di Pedulilindungi (Pedulilindungi.id).
Di DKI Jakarta, kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin Covid sudah berlaku sejak diterbitkannya Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 966 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19. (Jon)-f

 

BERITA REKOMENDASI