UAD Latih Guru SD Kembangkan Media Pembelajaran Berbasis ICT

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kondisi Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir dan pembelajaran sekolah terus harus dilakukan secara online maka para guru dituntut untuk terus dapat meningkatkan kualitas pembelajaran nya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Salah satu kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran daring adalah pengembangan media pembelajaran berbasis ICT.

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang diusung oleh Dosen Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Drs. Wahyu Pujiyono, M. Kom, dan Guntur Maulana Zamroni, B.Sc., M.Kom., mengadakan pelatihan untuk pengembangan media pembelajaran berbasis ICT dan Pembelajaran Daring. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Yogyakarta selama dua hari pada 22 Juni dan 24 Juni 2021.

Wahyu menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT yang berkualitas dalam pembelajaran daring. “Hal ini penting untuk dilakukan terutama saat Pandemi Covid-19 yang mengharuskan semua sekolah menyelenggarakan pembelajaran secara daring,” ujarnya.

Pelatihan ini dilakukan untuk membekali guru agar dapat mengembangkan media pembelajaran yang berbasis multimedia sehingga menjadi menarik. “Siswa menjadi tidak bosan dalam belajar dan mudah memahami materi pelajaran,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan secara tatap muka dengan Protokol Kesehatan (Prokes) standar Covid-19 sehingga hanya dapat diikuti oleh 21 guru SD Muhammadiyah Ambarketawang 3. “Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pelatihan tetap menjaga jarak antar para peserta,” imbuhnya.

Pada hari pertama 22 Juni 2021, pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis ICT resmi dimulai dengan sambutan sekaligus pembuka acara oleh Kepala sekolah SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Purwanto, M.Si. Purwanto menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk guru-guru SD Muhammadiyah Ambarketawang 3.

“Meskipun tidak semua bisa mengikuti pelatihan ini, kepala sekolah berharap mereka dapat menularkan kemampuannya kepada guru yang lain,” katanya.

Purwanto menyampaikan dalam masa pandemi ini dibutuhkan inovasi dan kreativitas serta diharapkannya dengan adanya hal tersebut dapat membuat media lebih baik dan bisa tersampaikan secara jelas pada anak-anak.

Wahyu dalam sambutannya menyampaikan, di masa pandemi ini diharapkan dapat menciptakan sebuah media pembelajaran yang nantinya akan mengembangkan teknik belajar mengajar yang tidak menghambat siswa untuk belajar dari rumah dengan media pembelajaran berupa video.

“Dengan menggunakan smartphone, para guru diharapkan mengoptimalkan penggunaannya sehingga dapat menciptakan media pembelajaran yang menarik dengan alat yang sudah pasti dekat dengan para guru yaitu smartphone,” ucapnya.

Selanjutnya, pemberian materi media pembelajaran oleh Guntur kepada guru SD Muhammadiyah Ambarketawang 3. Pemberian materi berupa pengertian media pembelajaran serta macam-macam media pembelajaran.

Lalu disambung praktik dalam mengedit video pembelajaran melalui smartphone menggunakan aplikasi Kinemaster yang diikuti oleh seluruh guru SD Muhammadiyah Ambarketawang 3. “Para guru terlihat antusias dalam mengikuti latihan praktik,” sebutnya. (*)

UAD

BERITA REKOMENDASI