Ubah Pola Pikir, Tingkatkan Taraf Kehidupan Penerima PKH

Editor: Ivan Aditya

YOGYA. KRJOGJA.com – Apabila perilaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak berubah, berarti Program Keluarga Harapan (PKH) tidak berhasil, artinya pendamping gagal. Demikian disampaikan Harapan Lumban Gaol, Sekretaris Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial BP3S Kemensos RI saat memberikan arahan kepada para Peserta Dikat Family Development Session di Balai Diklat Kesos (BBPPKS) Yogyakarta, Kamis (05/11/2020).

“Ubah pola pikir, tingkatkan taraf kehidupan Penerima PKH, berikan yang terbaik bagi Kementerian Sosial,” Pesan Sekretaris BP3S.

Gaol meminta para pendamping saat kembali di lapangan dapat mengubah perilaku KPM menjadi hidup sehat dan mendapat pendidikan untuk mencapai kehidupan lebih baik. PKH diharapkan dapat memotong kemiskinan.

Menurut Gaol, PKH sebagai program utama kemensos dan juga sudah dikenal dunia dapat menjadi parameter program (bantuan social) bersyarat dan dapat menjadi investasi dalam menanggulangi kemiskinan. Menurutnya setiap KPM harus mendapat hak pendidikan dasar dan yang tidak kalah penting mendapat pelayanan kesehatan dasar.

Pendamping PKH, jelas Gaol, harus memastikan para KPM mengecek kesehatannya ke fasilitas kesehatan dan memastikan anak anak KPM mendapatkan hak pendidikan nya melalui sekolah.
Masih menurut Sekretaris BP3S, pendamping PKH harus bisa mengadvokasi hak- hak KPM.

“Walaupun Pendamping tidak bisa menyelesaikan semua masalah KPM sendiri, namun Pendamping PKH harus bisa berhubungan dengan stakeholder terkait dan membantu KPM untuk memperoleh hak-hak nya dan menyelesaikan permasalahan permasalahan KPM,” tambah Gaol.

Kedepan, Indonesia harus Bebas stunting, angka drop out menurun dan partisipasi sekolah meningkat. Pendamping sebagai ujung tombak pelaksanaan program keluarga harapan, diharapkan dapat menerapkan sungguh-sungguh ilmu yang didapat. “Semoga apa yg diajarkan dari balai dapat menjadi kekuatan baru bagi para pendamping,” tutupnya.

Setelah mengikuti Diklat, selanjutnya para pendamping PKH akan mengikuti Ujian Kompetensi Sertifikasi. Semua pendamping harus punya sertifikat. Dengan sertifikat tersebut para pendamping PKH akan menjadiNtenaga Kesejahteraan Sosial Tersertifikasi.

Diklat elearning FDS Pendamping PKH Gelombang 10 di BBPPKS Yogyakarta di laksanakan secara virtual dari tanggal 3 sd 13 November 2020 melalui laman elearning.kemsos.go.id. Dengan peserta para Pendamping PKH dari Jawa Tengah Jawa Timur, NTT, NTB dan Bali. (Fie)

PKH

BERITA REKOMENDASI