Uci Farantika Seksi Dengan Enam Tato di Badan

Editor: Ivan Aditya

BAGI sebagian orang tato dianggap sebagai hal yang memiliki konotasi negatif, apalagi untuk kaum perempuan. Namun tidak demikian halnya dengan Uci Farantika, penyanyi dangdut satu ini termasuk perempuan yang gemar mengkoleksi tato di tubuh.

Tak tanggung-tanggung, enam gambaran permanen di badan dengan berbagai motif menghiasi kulitnya yang putih. Ia tak canggung memiliki tato sebanyak itu, bahkan dengan memiliki tato perempuan 'indo' Arab ini mengaku malah merasa lebih percaya diri.

Sudah tak ingat lagi kapan si cantik Uci Farantika pertama kali membuat tato dan pada bagian tubuh yang mana awal jarum tinta merajah kulitnya. Namun yang pasti tato itu kini telah menjadi bagian dari dirinya dan menemaninya kemanapun ia berada.

“Tepatnya kapan sudah lupa, tapi sekitar beberapa tahun lalu memulainya. Kalau seluruhnya ada enam buah tato,” ungkap Uci Farantika.

Gadis berwajah timur tengah ini menceritakan enam buah tato miliknya itu masing-masing terletak di paha kanan kiri, lengan kanan kiri, pergelangan tangan kiri dan jemari kanannya. Keseluruhan tato tersebut menurut penyanyi yang kini berdomisili di Magelang Jawa Tenah (Jateng) ini dibuat tidak sekaligus secara bersamaan.

Tato di kedua paha Uci Farantika bermotifkan ikan koi, sedangkan di lengan kanan bergambar seorang gadis yang tengah termenung ditemani seekor serigala di atas kepalanya, sedangkan tulisan ‘Not For Sale I Love My Body Thanks God’ tersemat abadi pada lengan kirinya. Gambar macan tutul warna merah tak lupa menghiasi pergelangan tangan kiri Uci Farantika dan tato Hello Kitty tergambar indah di seluruh jemari tangan kanannya yang lentik.

Ide motif tato yang dibuatnya itu menurut Uci Farantika muncul begitu saja. Begitu terpikir untuk membuat tato maka sekejap inspirasi yang diinginkan akan datang dalam benaknya dan dituangkanlah gambar itu dalam bentuk tato.

Biduan dangdut yang dahulu sempat menggeluti dunia foto model ini lebih suka mengekspos tato yang dimilikinya. Ia pun mengaku terang-terangan jika tak memiliki tato di bagian-bagian tubuh tertutupi seperti punggung, dada maupun pinggang seperti yang banyak dilakukan selebriti-selebriti pecinta rajah kulit.

Dengan memiliki tato, cewek berbibir seksi ini merasa bertambah kepercayaan dirinya saat pentas dangdut di atas panggung. “Tetap pede meskipun banyak tato jadi penyanyi dangdut,” ujar perempuan kelahiran 19 Juni 1996 ini.

Karena tato pula sosok Uci Farantika dapat cepat dikenal dan selalu dinantikan goyangannya oleh para penggemar dangdut di atas pangung. Tak heran jika kemudian penyanyi satu ini termasuk jajaran pedangdut lokal yang cukup laris job manggungnya.

Uci Farantika juga tak setuju jika tato diidentikkan dengan suatu yang negatif atau dekat dengan kehidupan hitam. Menurutnya tato itu merupakan seni dan bagaimana seseorang menyalurkan ekspresi dirinya.

Untuk saat ini ia merasa belum akan menambah koleksi tato di tubuhnya. Namun kedepan bila mood sudah datang bukan tidak mungkin Uci Farantika akan kembali membuat tato dengan gambar-gambar yang diinginkannya. (Van)

BERITA REKOMENDASI