UGM Perpanjang Kuliah Online, Mulai Siapkan ‘Rapid Test Centre’

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – UGM dipastikan menambah waktu pembelajaran secara daring hingga pertengahan semester tahun ajaran 2020/2021 mendatang. Mahasiswa baru (maba) pun dipastikan sementara akan menjalani perkuliahan daring dari tempat tinggal masing-masing.

Mamun demikian, pihak UGM tampaknya sudah mulai mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 pada mahasiswanya. Salah satunya yakni mewajibkan seluruh mahasiswa termasuk maba dari luar daerah untuk melakukan rapid test setelah sebagai syarat saat tiba di Yogyakarta.

UGM mempersiapkan Gama Medical Center (GMC) sebagai satu tempat pemeriksaan sekaligus pendataan mahasiswa. GMC bahkan akan melaksanakan rapid test bagi mahasiswa dengan kategori tertentu seperti penerima beasiswa bidik misi serta mahasiswa dengan UKT 1 dan 2.

dr Yuanita, dokter di GMC menyatakan pendataan dan pemeriksaan mahasiswa terutama yang berasal dari luar daerah terlebih zona merah akan dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid. Mahasiswa yang menunjukkan indikasi medis Covid akan diminta melakukan isolasi mandiri di asrama mahasiswa sembari diawasi oleh tim dari UGM.

“Untuk yang tidak menunjukkan indikasi, sudah ada protokolnya yakni melakukan isolasi mandiri 14 hari di indekost masing-masing juga tetap diawasi satgas Covid UGM,” ungkapnya pada wartawan Sabtu (13/6/2020).

UGM

BERITA REKOMENDASI