Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro Terus Dievaluasi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski secara umum pelaksanaan uji coba kawasan semi pedestrian Malioboro cukup tertib dan lancar. Dinas Pariwisata DIY terus melakukan evaluasi uji coba kawasan semi pedestrian di Malioboro.

Evaluasi tersebut sifatnya menyeluruh, termasuk kenyamanan bagi para penyandang difabel dan pengguna angkutan umum. Bahkan untuk pelaksanaan uji coba semi pedestrian Selasa Wage ke depan, tidak menutup kemungkinan akan dibuat tema-tema tertentu.

Baca juga :

Memasuki Pancaroba, Diare dan ISPA Mengintai
Mengenal 14 Karakter Wayang Kapi

"Antusiasme masyarakat untuk terlibat langsung (berpartisipasi) dalam acara Selasa Wage tergolong cukup tinggi. Hal itu bisa dilihat dari adanya kelompok warga masyarakat yang ingin berpartisipasi dan terlibat aktif dalam kegiatan itu. Kendati demikian, kami selalu menekankan kepada mereka untuk menaati aturan (SOP) yang sudah ada," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo.

Singgih mengungkapkan, kawasan semi pedestrian merupakan panggung terpanjang yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, masyarakat maupun pelaku seni. Namun perlu dipahami, bahwa tidak setiap space bisa dijadikan sebagai tempat untuk berekspresi.

Untuk itu selain penentuan titiktitiknya sudah diatur agar tidak mengganggu disabilitas maupun pengguna transportasi umum. Sesuai kesepakatan bersama di kawasan semi pedesterian Malioboro saat Selasa Wage tidak boleh ada tenda atau panggung.

"Prinsipnya kami terbuka baik kepada komunitas maupun anggota masyarakat yang ingin terlibat di acara Selasa Wage. Konsekuensi dari itu, mereka yang ingin terlibat harus menaati aturan yang sudah ada. Dengan begitu, selain kekhasan yang ada di Malioboro bisa tetap terjaga, pengunjung juga merasa nyaman," terang Singgih.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pariwisata DIY itu menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan komunitas dan pelaku seni untuk penataan jenis kesenian yang akan ditampilkan. Dengan begitu pihaknya ingin memastikan, apakah masyarakat (pengunjung) sudah merasa nyaman saat menikmati panggung terpanjang di kawasan Malioboro. (Ria)

BERITA REKOMENDASI