Ular Berkaki Empat Viral di Medsos, Kiamat Sudah Dekat?

YOGYA,KRJOGJA.com- Media sosial ramai memperbincangkan kemunculan binatang melata menyerupai ular yang disebut Dabbah di wilayah Sulawesi. Binatang itu memiliki tubuh yang mirip ular, namun memiliki empat kaki.

Hilmy Muhammad atau kerap disapa Gus Hilmy tokoh NU DIY sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta menilai jika betul ular tersebut memiliki kaki empat, maka itu sekadar penanda hebatnya sang pencipta alam. 

"Terkait fenomena alam apapun, apakah itu ular berkaki empat, atau pohon pisang yang bercabang, atau gempa atau tsunami, itu penanda hebatnya sang pencipta alam. Kita tidak boleh berhenti pada hebatnya fenomena alam, sebab kalau demikian nanti ada kemungkinan terjadi penyimpangan kepercayaan," kata Gus Hilmy ketika dimintai keterangan krjogja.com. Selasa (27/08/19).

Seperti yang berlaku pada orang Jepang, kata Gus Hilmy menganggap sedemikian hebatnya matahari, hingga mereka percayai sebagai sesembahan. Sama dengan yang berlaku pada kaum Zoroaster atau Majusi yg menganggap hebat yang namanya api, dan kemudian mereka menyembahnya.  "Islam mengajarkan kita tidak boleh berhenti menganggap hebat dan takjub pada fenomena alamnya, justru mengembalikannya kepada Sang Pencipta," ucapnya.

Gus Hilmy menjelaskan hal itu terdapat dalam surat Ali Imran ayat 191: Rabbana Ma Khalaqta Hadza Batila Subhanaka faqina Adzaban nar. (Ya Tuhanku, engkau tidak menciptakan semua ini sia-sia. Maha suci engkau. Maka lindungilah kami dari siksa neraka. "Al-Qur'an mengajarkan, apabila melihat hal yang menakjubkan di alam semesta ini, dianjurkan melantunkan Subhanallah"

Ketika disinggung apakah benar kemunculan hewan tersebut merupakan tanda kiamat, Hilmy menyebut, terjadinya kiamat hanya Allah yang tahu.

"Terkait dengan apakah itu dapat dinyatakan sebagai tanda-tanda bakal terjadinya Kiamat, ya Wallahu a'lam. Tapi yang jelas, yang tahu kapan terjadinya kiamat hanya Allah Ta'ala," jelasnya.

Hilmy menambahkan, adapun tanda-tanda kiamat ada banyak sekali. Yang sudah terlihat juga sudah banyak sekali, hal itu menandakan bahwa hari kiamat memang sudah dekat.

"Diantaranya adalah semakin banyak anak yang berlaku durhaka terhadap orang tuanya, zina yang merebak dimana-mana, riba yang merajala dan banyak lagi. Jadi tanda kiamat sudah kasat mata melalui perilaku kita sendiri," tuturnya.

Hilmy mengungkapkan, tak perlu bantuan fenomena alam untuk memprediksi tanda-tandanya hari kiamat. Semestinya setiap orang harus introspeksi dan mengevaluasi diri.  "Hanya dengan melihat perilaku manusia, ya, diri kita sendiri misalnya, kita sudah tahu bahwa kiamat sudah dekat. Ini berarti mengharuskan masing-masing kita bersiap menghadapinya dengan memperbanyak bekal amal untuk menghadapinya," pungkasnya.

Diberitakan, kemunculan ular berkaki empat membuat heboh seantero tanah air di Sulawesi. Ular itu disebut-sebut Dabbah. Kabar kemunculan ular berkaki empat juga menghebohkan jagad media sosial beberapa waktu ke belakang. Sebab, kemunculan ular berkaki empat itu banyak dikaitkan dengan tanda-tanda kiamat yakni dengan datangnya hewan yang diberi nama dabbah. (Ive)

BERITA REKOMENDASI