Ulat Manggot jadi Pakan Ternak Alternatif

YOGYA, KRJOGJA.com – Program Studi Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Mergangsan Yogyakarta mengadakan Penyuluhan dan Pelatihan pemanfaatan Maggot diikuti perwakilan pengurus bank sampah di Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Sabtu (29/08/2020).

Inggita Utami, Ketua Pelaksana mengatakan, pelatihan memilih tema ‘Memanfaatkan Maggot sebagai agen Degredasi Sampah Organik dan Alternatif Pakan Ternak’.

Dikatakan, sebanyak 70 persen sampah yang dihasilkan warga di Kota Yogyakarta merupakan sampah organik. “Harapannya melalui penyuluhan ini, pionir-pionir pengelola sampah di Kecamatan Mergangsan mulai memanfaatkan kekayaan hayati berupa ulat Maggot dapat menguraikan sampah organik menjadi kompos yang ramah lingkungan,” ujar Inggita Utami.

Maggot yang kaya nutrisi dapat dikeringkan dan dibentuk menjadi pelet agar tahan lama sebagai pakan ternak. Warga di Kecamatan Mergangsan yang banyak membudidayakan lele cendol dapat mencampur pakannya menggunakan Maggot ini agar dapat mempercepat dan menambah bobot ternak mereka.

BERITA REKOMENDASI