Ulat Manggot jadi Pakan Ternak Alternatif

Ichsan Luqmana MSi, dosen bidang Entomologi Prodi Biologi UAD memberikan pelatihan membudidayakan Maggot dan mengeringkannya menjadi produk yang tahan lama, terjamin nutrisinya.

Dijelaskan, ulat Maggot mulai dimanfaatkan mengurai sampah organik di beberapa bank sampah di Indonesia. Blank Soldier Fly (BSF) atau Lalat Tentara Hitam akan meletakkan telurnya di dekat sumber pakan dan sampah organik. “Fase larva BSF atau yang lebih dikenal dengan Maggot tersebut nantinya akan memakan sampah organik dan mengurainya menjadi kompos,” ujarnya.

Menurut Inggita Utami, kemampuan Maggot dalam dalam menguraikan sampah organik mencapai 10 -50 gram per hari untuk 100 larva. Beberapa penelitian telah membuktikan Maggot mengandung protein hingga 44 persen dan lemak mencapai 30 persen. “Tidak heran jika Maggot yang sudah mencapai stadium akhir dapat menjadi pakan alternatif ternak yang sangat kaya nutrisinya.” ucap Inggita Utami. (Jay).

BERITA REKOMENDASI