UMKM Disabilitas Didorong Terus Tumbuh

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJogja.com – UMKM disabilitas perlu strategi pemasaran, dan harus mampu menambah value dan daya saing di masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan hidup mereka di tengah pandemi Covid-19. Pengesahan UU No 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas menandai perubahan paradigma penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebagai objek yang perlu diberikan bantuan (charity-based).

“Namun sebagai subjek yang diberikan jaminan terhadap penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak asasi manusia (human rights-based),” tegas Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia dalam. Focus Group Discussion (FGD) bersama para pelaku UMKM Disabilitas, Sabtu (5/6) di Jogja National Museum (JNM), Wirobrajan Yogya.

Membawa tema UMKM Disabilitas Masa Depan Berbasis Ekonomi Kreatif dan Adaptif di Masa Pandemi Covid-19, FGD juga menghadirkan Ketua Yayasan Yogyakarta Seni Nusantara yang membawahi JNM dan juga Ketua Yayasan Edukasi Anak Nusantara (Sekolah Tumbuh) KPH Wironegoro, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Ir Srie Nurkyatsiwi MMA, dan Presiden Direktur JNM dan MBloc Lance Mengong.

“Masa pandemi ini efeknya sangat luas tapi dengan semangat optimisme kita harus bangkit jadi kita harus bisa bertahan, jadi sekarang itu di masa pandemi harus bisa bertahan dan tetap optimis kalau ekonomi kita akan bangkit,” ujar Angkie

Angkie menegaskan pembangunan inklusif tidak hanya ditunjukan dengan adanya perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus didukung kualitas sumber daya manusianya. Kualitas sumber daya manusia memegang peran penting dalam pembangunan sebuah negara. “Penyandang disabilitas, tambah berhak mendapatkan perlakuan yang sama seperti mendapatkan pekerjaan dan pelatihan soft skill untuk meningkatkan keahlian mereka,” tegasnya.

Angkie menambahkan Pemerintahan Presiden Jokowi sangat serius dalam membantu tumbuhnya UMKM terutama di masa pandemi karena menjadi salah satu tulang punggung perekonomian bangsa ini. “Kami akan menggandeng mitra dan berbagai elemen untuk secara bersama sama bekerja menyukseskan berbagai program kerja UMKM khusus disabilitas, seperti di Yogya ini, kehadiran JNM sangat berperan penting bagi program tersebut,” kata Angkie.

BERITA REKOMENDASI