UMKM Dituntut Manfaatkan Platform Digital

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Industri digital merupakan salah satu bidang ekonomi yang terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Bahkan pandemi semakin mempercepat proses digitalisasi tersebut. Demikian dikatakan CEO Supertext (perusahaan telekomunikasi terkemuka di Swedia) Mr Martin Jacobson saat berbincang secara daring dengan wartawan di Yogyakarta, Sabtu (14/8/2021) dipandu moderator Goerge Iwan Marantika.

Menurut Martin yang juga ahli molecular, pandemi telah memaksa manusia di seluruh dunia untuk membatasi pergerakan (mobilitas). Hal ini menyebabkan sektor jasa seperti pariwisata dan transportasi sangat terpukul akibat pademi. Namun di sisi lain, pembatasan mobilitas warga telah membuat pergeseran budaya bertransaksi warga dari offline menjadi online. “Kondisi ini membuat platform-platform belanja online banyak bermunculan dan maju pesat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Martin, ekonomi digital akan berkontribusi besar bagi pemulihan ekonomi negara-negara di dunia termasuk Indonesia pascapandemi. Menurut dia, dengan jumlah penduduk yang sangat besar, perekonomian Indonesia akan mampu bangkit memanfaatkan digital ekonomi. Apalagi di Indonesia telah muncul beberapa startup unicorn, seperti Gojek, Tokopedia dan lainnya. “Jumlah unicorn di Indonesia perlu diperbanyak lagi untuk mendorong perekonomian negara,” katanya.

Martin mengatakan, para investor dari Swedia sangat tertarik berinvestasi di bidang ekonomi digital di Indonesia yang punya target pasar sangat besar. Melalui Supertext, Martin Jacobson sudah menawarkan layanan SMS yang diberi nama ‘SMSgroup’ tanpa biaya/gratis di seluruh wilayah Indonesia. Layanan SMSgroup dari Supertext dapat digunakan di semua perangkat (smartphone sampai handphone jadul). Saat tidak ada sinyal internet, Supertext mengubah pesan internet menjadi SMS dan mengirimkannya ke grup chat

Disinggung soal upaya pemberdayaan sektor UMKM untuk mendongkrak perekonomian nasional, Martin berpendapat bahwa kunci bagi UMKM untuk dapat bertahan dan bahkan tumbuh di masa pandemi adalah dengan banyak memanfaatkan/berpartisipasi di platform-platform digital. Hal ini akan semakin memperluas area pemasaran produknya. “Bagi pelaku UMKM di daerah terpencil yang tidak ada jaringan internet, tetap bisa memasarkan produknya, misalkan dengan mamanfaatkan grup chat ‘SMSgroup’ dari Supertext,” pungkasnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI