UMKM Paling Terdampak Pandemi, Stimulus Perbankan Melegakan

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Para pelaku UMKM di DIY merasakan penurunan omzet penjualan yang sangat berarti, karena masyarakat/kon-sumen menunda berbelanja secara langsung.

Kondisi ini memaksa para pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan cepat, mengubah pola bisnisnya menjadi online. Salah satunya adalah Fransisca Puspitasari, owner produk keramik Kaloka yang ‘dipaksa’ belajar lebih banyak tentang bisnis online untuk mendongkrak penjualan.

Menurut Fransisca, sebelum pandemi, banyak pengunjung dari luar kota yang datang di studionya untuk mengikuti workshop/funclass membuat keramik. Saat wabah Covid-19 melanda, ia terpaksa menutup studionya untuk kebaikan semua, terutama karyawan dan timnya, meskipun konsekuensinya tidak ada pemasukan. Selain itu, banyak produk keramik Kaloka yang diekspor keluar negeri. Tapi itu tidak bisa dilakukan saat awal-awal pandemi, karena pengiriman udara di seluruh dunia ditutup.

”Di awal-awal pandemi, ya penjualan turun drastis, pandemi ini dampaknya sangat besar bagi sektor ekonomi,” terang Fransisca dalam Digital Talkshow yang diadakan oleh Kedaulatan Rakyat dan KRjogja.com, Jumat (26/6). Webinar bertema ‘Keberpihakan Pemerintah dan Perbankan dalam Membantu UMKM’ menghadirkan narasumber lain Vice President Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Eka Nugraha dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi dipandu host Editor Kedaulatan Rakyat dan KRJogja.com, Agung Purwandono. Tayang ulang Webinar ini dapat disaksikan dichanel Youtube Kedaulatan Rakyat TV.

Fransisca kemudian mengubah pola pemasaran produknyasecara online memanfaatkan sosial media. Hasilnya menggem-birakan, produknya semakin dikenal tidak hanya lingkuplokal/nasional tapi global. Fransisca juga mengaku menemukan segmen pasar baru yaitu daily user atau personal yang pembeliannya retail. Namun ia harus menyesuaikan karakter pembeli via online yang menginginkan proses pengiriman cepat.

”Pembeli online ini istimewa, mereka mau cepat dan tidak mau ketinggalan. Saya tiap hari belajar semua hal mengenai bisnis online supaya lebih baik lagi,” katanya.

BERITA REKOMENDASI