Unisa Beri Penyuluhan Kesehatan Muskuloskeletal Gapoktan Seyegan

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Dosen Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta mengadakan program pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kepada para petani (Gapoktan) di Dusun Kamal Wetan, Seyegan Sleman, tentang upaya preventif keluhan muskuloskeletal yang sering dialami petani. Tim pengabdian Unisa terdiri Fitri Yani, Nurwahida Puspitasari dibantu tim mahasiswa.

Fitri Yani mengatakan, para petani sering mengalami masalah kesehatan, terutama keluhan muskuloskeletal yang diakibatkan kesalahan posisi kerja dan repetitif. Keluhan muskuloskeletal umumnya berupa nyeri pada persendian sehingga mengakibatkan perubahan sudut tubuh, bengkak pada persendian atau ruas tubuh dan pergerakan sendi yang terbatas.

Menurut dia, aktivitas dan faktor-faktor yang menyebabkan gangguan muskuloskeletal, antara lain postur kerja yang salah saat mengangkat atau memikul beban dengan tangan atau bahu, bekerja dengan alat yang bergetar, pekerjaan yang berulang, pekerjaan statis dan durasi kerja yang lama. Permasalahan pandemi juga ikut menjadi faktor risiko pada petani dengan keluhan muskuloskeletal.

“Karena dengan adanya pandemi, petani ikut terdampak dengan berkurangnya masyarakat akan memenuhi kebutuhan pangan. Hal ini menimbulkan rasa cemas yang akan mempengaruhi tingkat stresor tinggi dan berdampak pemicu keluhan musculoskeletal,” kata Fitri kepada KRJOGJA.com Selasa (3/8/2021). Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut telah dilakukan pada 21 April 2021.

Nurwahida Puspitasari menambahkan, penyuluhan dilakukan secara tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penyuluhan berupa pemberian materi terkait keluhan muskuloskeletal dan upaya pencegahannya (preventif). Selanjutnya edukasi atau memberikan contoh langsung kepada Gapoktan bagaimana bertani dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja, seperti mengangkat beban yang baik dan benar. (Dev)

BERITA REKOMENDASI