Urus Berbagai Hal, Warga Cukup Kantongi NIK

YOGYA (KRjogja.com) –  Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memastikan proses perekaman Kartu Tanpa Penduduk Elektronik (e-KTP) selesai sebelum batas waktunya, bahkan pihaknya telah melebihi mencapai target kinerja ideal perekaman di atas 95 persen. Masyarakat DIY diminta segera melakukan perekaman untuk mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bisa digunakan untuk mengurus berbagai berbagai hal yang penting tanpa harus menunggu keping (fisik) e-KTP.

Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY, Beny Suharsono mengatakan proses perekaman e-KTP harus dilakukan, sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI kaitannya dengan batas untuk perekaman e-KTP hingga 31 September 2016. Pihaknya berupaya melakukan koordinasi dengan Pemkab/Pemkot se-DIY untuk segara jemput bola agar segera menyelesaikan hal tersebut.

"Secara keseluruhan angka perekaman e-KTP di DIY telah mencapai 96 persen dari 2,6 juta warga DIY yang wajib KTP.  Jadi kurang 4 persen atau sekitar 50-an ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP, kita cari data per kabupatennya dan akan diselesaikan," kata Beny kepada KRjogja.com, Senin (29/8/2016) malam.

Beny menuturkan segera meminjamkan alat-alat perekaman e-KTP dari daerah lain, semisal perekaman e-KTP di kecamatan X terganggu maka diminta yang bersangkutan dapat merekam di kecamatan terdekat supaya dapat dilakukan perekaman. Hal ini tidak masalah karena kalau menunggu pengadaan alat perekaman akan membutuhkan waktu yang lama padahal Pemda DIY bertekad menuntaskan perekaman e-KTP tanpa menunggu batas waktu akhir September 2016. (R-4)

 

BERITA REKOMENDASI