Vaksinasi Covid-19 Harapan Bangkitnya Pariwisata

YOGYA, KRJOGJA.com – Pelaksanaan vaksinisasi Covid-19 membawa harapan kebangkitan dunia pariwisata. Namun dengan target selesai vaksin pada 2022, dunia pariwisata harus tetap melakukan terobosan dengan disiplin prokes dan adaptasi kebiasaan baru (AKB) tanpa harus menunggu selesainya pelaksanaan vaksinasi Covid secara Nasional.

“Efek pandemi Covid-19 selama hampir setahun sejak awal 2020 memang terasa dahsyat, bahkan di Indonesia saat ini belum sampai puncaknya, sehingga prokes 3 M (mencuci tangan, masker) menjaga jarak/menghindari kerumunan, masker) dan sekarang yang ke-4 dengan pelaksanaan vaksinasi, harus dijalankan,” tutur Ketua Satgas Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY dr Triwidjaja dalam Forum Group Discussion (FGD) dengan Zoom Meeting, Senin (25/1) yang mengambil tema Efektivitas Vaksin Covid-19 dan Dampaknya dengan Dunia Pariwisata. Dipandu host Redaktur Pelaksana Kedaulatan Rakyat Primaswolo Sudjono, acara ini diikuti para pelaku industri pariwisata dan juga disiarkan di Channel YouTube Kedaulatan Rakyat TV. “Vaksin Sinovac yang digunakan sudah teruji klinis dan aman dengan izin edar dari BPOM termasuk 6 vaksin Covid yang direkomendasikan,” tegas dr Tri.

Disebutkan di DIY vaksinasi sudah dilakukan pada pejabat/tokoh masyarakat di Kota Yogya dan Kabupaten Sleman. “Vaksinasi untuk menumbuhkan imun/daya tahan tubuh dengan menyuntikkan virus corona yang telah dimatikan. Bila Bupati Sleman Sri Purnomo terpapar Covid bukan karena disuntik vaksin tapi kemungkinan sebelumnya sudah terpapar,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI