Vaksinasi Covid-19 Harapan Bangkitnya Pariwisata

Dengan telah dilakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Jawa-Bali dan di DIY zona merah dengan penerapan Pembatasan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) menunjukkan kesadaran masyarakat untuk disiplin prokes harus terus ditingkatkan. “Meski sudah disuntik vaksin tetap harus lakukan disiplin prokes 3 M yang utama,” tegas dr Tri.

Saat ini PTKM di DIY Tahap 1 yang beeakhir 25 Januari telah diperpanjang lagi hingga 8 Februari 2021. “RS Rujukan kini telah penuh, meski masih banyak kamar tapi untuk setiap pasien Covid diperlukan ventilator alat bantu napas,” ujarnya

Bahkan Laboratorium untuk PCR juga penuh. “Sehingga vaksin yang direkomendasi WHO sangat penting, transfer knowledge juga dilakukan. Apalagi mereka yang sudah divaksin akan mendapat sertifikat dan tidak perlu uji laboratorium (Rapid, Antigen, PCR) bila bepergian ke luar kota,” jelasnya.

Vaksinasi dilakukan 2 kali dan tetap harus menjalankan prokes AKB. “Saat ini mereka yang boleh divaksin dengan syarat usia 18-55 tahun, dengan tanda tangan persetujuan dan bersedia ikuti aturan. Prioritas penerima vaksin adalah tenaga kesehatan selain tokoh masyarakat dengan target 2022 semua tervaksin. Akhir 2021 diperkirakan 70 persen 188 juta telah divaksin,” jelasnya.

Disebutkan vaksinasi pada April 2021 prioritas tenaga kesehatan/ahli (1,4 juta), petugas publik (17,4 juta) lansia usia 60 tahun tanpa sakit perantara (20 juta), dilanjutkan Maret 2022 pada kelompok rentan seperti lansia, dan lainnya.

BERITA REKOMENDASI