Venue Dayung Porda DIY Dipindah ke Waduk Sermo

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Venue perlombaan cabang olahraga (cabor) dayung pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY 2022 terpaksa harus dipindah. Keputusan tersebut diambil setelah tim panitia Porda DIY mendapati kondisi Sungai Bogowonto, Kulonprogo, yang mengalami pendangkalan sehingga tidak layak untuk lokasi perlombaan.

“Setelah mendapatkan paparan dan penjelasan dari Pengda PODSI DIY yang ikut dalam kunjungan ini, Sungai Bogowonto yang bahwasannya akan menjadi venue cabor dayung, tidak dapat digunakan. Ini dikarenakan terjadi pendangkalan, sehingga debit air berkurang dan sungai tidak dpt digunakan untuk venue cabor dayung,” terang Ketua Panitia Porda DIY, Ir Pramana kepada wartawan, Senin (01/08/2022).

Sebagai penggantinya, dalam kunjungan pengecekan kesiapan venue Porda yang berlangsung Minggu (31/7)) tersebut, panitia Porda KONI DIY langsung menjadikan Waduk Sermo sebagai venue lomba cabor dayung Porda tahun ini. Untuk menjadi venue ajang Porda, memang bukan hal yang baru bagi Waduk Sermo, karena beberapa kali memang telah menjadi venue lomba.

Bahkan, jelang ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua lalu, sejumlah daerah juga menjadikan waduk yang berada di Kulonprogo ini sebagai lokasi pemusatan latihan mereka. “Alternatifnya ya yang memungkinkan hanya Waduk Sermo, dan kemarin tim KONI DIY dan perwakilan KONI kabupaten/kota langsung mengecek konisi Waduk Sermo,” jelasnya.

Saat ini, terkait pemindahan lokasi lomba cabor dayung ini, KONI DIY meminta kepada Pengda PODSI DIY untuk segera menyampaikan secara resmi prihal perubahan venue tersebut. “Namun secara umum, dari hasil survei yang dilakukan KONI DIY, Pengda PODSI dan perwakilan KONI kabupaten/kota se-DIY, Waduk Sermo dianggap layak dan siap untuk menjadi venue pengganti,” tandasnya.

Selain melakukan pengecekan pada venue cabor dayung, dalam kesempatan tersebut tim KONI DIY juga meninjau kesiapan venue cabor sepak takraw yang akan menggunakan GOR Fajar Group. Dalam peninjauan tersebut, Ketum KONI DIY, Prof Dr H Djoko Pekik Irianto MKes AIFO menekankan agar kesiapan venue benar-benar diperhatikan.

Jika masih ada kekurangan beberapa fasilitas, diharapkan bisa segera mendapatkan penambahan dan perbaikan agar bisa lebih mendekati standart kebutuhan sebuah venue olahraga. “Saya berpesan agar venuenya disiapkan betul dengan menambah beberapa perlengkapan yang masih belum standart agar bisa mendekati standart,” tegasnya. (Hit)

BERITA REKOMENDASI