Viral Parkir Bus Rp 350 Ribu, Polisi Temukan Dugaan Markup dari Crew Bus

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Petugas kepolisian dari Polresta Yogyakarta langsung turun ke lapangan setelah viralnya unggahan salah satu warganet terkait biaya parkir bus di kawasan Jalan Mangkubumi yang mencapai Rp 350 ribu. Polisi menemukan fakta adanya markup harga dari crew bus setelah melakukan pendalaman pada koordinator parkir yang berada di eks gedung XL atau kini bernama Angkringan Jaman Edan (JE) tersebut.

Kepala Sub Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan terkait mencuatnya kuitansi parkir bus Rp 350 ribu, pihaknya sudah melakukan pendalaman di lapangan dan memeriksa koordinator parkir atasnama Ahmaf Fauzi. Diketahui bahwa peristiwa tersebut benar terjadi pada Sabtu 15 Januari 2022 pukul 21.00 di parkir Angkringan Jaman Edan dan diterima oleh Ahmad Fauzi.

“Untuk bus wisata dan rombongannya itu tidak diketahui dari mana dan nama crewnya. Biasanya untuk tarif bus wisata yang menggunakan parkir di lokasi tersebut di kenakan bea parkir sebesar Rp 150 ribu dengan fasilitas free toilet dan mencuci kendaraan (bus),” ungkap Timbul melalui keterangan tertulis pada wartawan.

Terkait tarif parkir Rp 350 ribu yang mencuat di laman Facebook, polisi mendapatkan keterangan dari pengelola parkir bahwa hal tersebut muncul atas permintaan crew bus. Petugas parkir mengakui tetap menerima uang sebesar Rp 150 ribu sesuai tarif parkir yang dibebankan pengelola.

“Ada dugaan markup tarif parkir, permintaan dari crew bus wisata, dan menurut informasi dari petugas parkir itu sering di lakukan dengan tujuan mengambil keuntungan lebih dari tarif parkir,” sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi meminta jajarannya untuk menindak tegas apabila ada oknum yang melakukan ‘nuthuk’ harga baik itu makanan ataupun tarif parkir dan lainnya kepada wisatawan. Hal tersebut telah menjadi kesepakatan bersama untuk menciptakan iklim pariwisata sehat di wilayah Kota Yogyakarta. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI