Viral Video Penyiksaan TKW, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Munculnya video live Facebook penyiksaan majikan Tse Wai Kung (54) atas Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Hongkong, Tri Wahyuni beberapa hari terakhir mengagetkan banyak pihak termasuk pemerintah. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bergerak cepat menindaklanjuti video tersebut meski kemudian diketahui sang majikan tak ditahan karena membayar jaminan. 

Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid mengatakan pihaknya telah memerintahkan Deputi Bidang Penempatan dan Deputi Bidang  Perlindungan untuk melakukan koordinasi dengan Konsulat Jendral RI (KJRI) Hongkong. Hasilnya, ditemukan bahwa Tri Wahyuni (35) merupakan warga Blitar Jawa Timur yang terdaftar di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (Sisko TKLN) dan telah melakukan perpanjangan kontrak kerja langsung di KJRI Hongkong. 

“Awal pemberangkatan Tri Wahyuni dilakukan oleh PT Bina Dinamita Rama yang bermitra dengan agen penyalur di Hong Kong yakni Loyal Servant Employment Agency. Sekarang kita lacak apakah dia memperpanjang pribadi atau melalui penyalur di Indonesia, kalau melalui PT maka bisa kita sanksi karena jaminan keamanan dan keselamatan menjadi yang utama, sehingga dalam menentukan majikan juga benar-benar tepat,” ungkapnya pada wartawan Sabtu (3/3/2018). 

Meski majikan tak ditahan namun Nusron mengungkapkan, BNP2TKI memastikan bahwa dalam menindaklanjuti kasus itu tidak hanya berhenti pada proses hukum pelaku penyiksaan saja. “Jadi, terlepas dari bahwa masalah perlindungan tetap menjadi hal utama dalam menyikapi kasus seperti ini, kami tetap lacak prosesnya dari mulai Pembekalan Akhir Pemberangkatan hingga penempatan. Ini penting agar menjadi evaluasi dengan harapan ke depan celah-celah kelemahan tidak ditolerir,” sambung Nusron.

Sementara, Kepala Bagian Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti mengungkap untuk mengawal kasus tersebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan KJRI Hongkong.
“Kami akan memastikan penanganan hukum kasus Tri Wahyuni dengan memastikan statusnya lewat PPTKIS yang menempatkannya dengan agensi mitranya di, agar kasus serupa tak lagi terjadi kedepan,” terangnya dalam rilis tertulis pada wartawan. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI