Wah..Go Car Dilarang di DIY

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Transportasi mobil menggunakan aplikasi, Go Car yang baru saja masuk ke Yogyakarta ternyata langsung mendapatkan larangan dari Dinas Perhubungan DIY. Hal tersebut dikarenakan perusahaan aplikasi tersebut menggandeng pengguna mobil perorangan yang tak memiliki ijin resmi angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Haryanto kepada wartawan Senin (1/8/2016) mengatakan pihaknya tak dapat memberikan ijin pada armada aplikasi Go Car lantaran tak memiliki ijin usaha angkutan sesuai yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhuhubungan no 32 tahun 2016. Menurut dia, yang terjadi di lapangan ada dugaan rekrutmen pemilik mobil yang bahkan hingga luar wilayah DIY untuk masuk.

"Perusahaan berbasis aplikasi harus bekerjasama dengan perusahaan legal, apakah taksi atau angkutan sewa sesuai yang sudah diatur dalam Permenhub tadi. Nah disinyalir di Yogyakarta ini rekrutmennya perorangan bukan perusahaan angkutan yang legal," ungkap Sigit.

Pihak Dishub DIY menurut Sigit juga telah bertemu dengan manajemen Go Car dan disetujui bawasanya tak akan beroperasi sebelum adanya peraturan legalitas armada tersebut. "Beberapa waktu lalu sudah ada pertemuan dan memang manajemen Go Car setuju tak beroperasi dulu sampai ada peraturan resminya, kami memang belum terima laporan resminya berapa armada yang ada di DIY sekarang ini," imbuhnya.

Di beberapa kota besar Indonesia, layanan transportasi mobil beraplikasi online ini menjadi salah satu opsi yang cukup menarik bagi masyarakat. Selain kemudahan mengakses, tampaknya tarif yang jauh lebih murah menjadi daya tarik tersendiri untuk memilih moda transportasi tersebut. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI