Waktu Terlalu Singkat, Pengunjung Sekaten 2018 Menurun?

YOGYA, KRJOGJA.com – Gelaran PMPS 2018 kali ini dirasakan sebagian kalangan cenderung lebih sepi dibanding sebelumnya. Kendati digelar dalam kondisi waktu yang cukup singkat dan curah hujan tidak terlalu tinggi, namun diakui masih kalah dari penyelenggaraan yang sudah lalu.

"Malahan tahun lalu waktunya lebih panjang. Sering hujan juga. Tapi pas cuaca bagus, pengunjung membludag. Jalanan di tengah alun-alun sampai penuh sesak untuk jalan saja sulit. Kalau tahun ini sepertinya jalan juga cenderung lengang. Tidak sampai Berjubel. Padahal hujannya juga cuma dikit. Waktunya juga pendek," ucap Sunarti (40), salah satu penjual makanan yang sejak beberapa tahun belakangan tidak pernah absen berjualan di arena Sekaten.

Ia sendiri mengaku tidak tahu sebab pengunjung menurun. Apalagi menurutnya, ada beberapa kejadian, seperti tragedi wahana permainan yang kemungkinan dapat pula berimbas pada kunjungan masyarakat.

"Kan datang ke Sekaten niatnya bukan cuma untuk naik wahana. Tidak tahu kenapa ya kok agak sepi kalau saya lihat. Kalau hujan sih wajar sepi. Ini cuaca bagus. Biasanya desak-desakan. Tapi sekarang kok tidak begitu," sebutnya.

Hampir senada, Fathurrohman (27) asal Sleman mengakui Sekaten kali ini tidak terlalu ramai jika dibanding tahun sebelumnya. Ia melihat dari berbagai sudut selaku pengunjung hingga dapat menyimpulkan hal tersebut.

"Dari parkir saja tidak terlalu sulit. Tahun lalu mau parkir saja sudah sulit. Jangankan itu, mendekat saja jalan sudah macet," ungkapnya.

Indikasi lain ia melihat dari sisi awul-awul yang biasanya selalu berjubel pengunjung. Tapi tahun ini ia melihat stan awul-awul tidak begitu sesak. Malahan cenderung stabil pada posisi tidak terlalu ramai.

"Padahal saya termasuk pengunjung setia awul-awul. Tidak harus beli, paling tidak lihat-lihat koleksinya saja," ucap Rohman.

Sedang Kasi Bimbingan Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Endang Wahyuningsih menyebut masukan-masukan dari masyarakat akan ditampung sebagai bahan evaluasi agar penyelenggaraan ke depan lebih baik lagi.

"Termasuk soal awul-awul ini kami tampung. Nanti akan kami evaluasi setelag Sekaten berakhir. Harapannya ke depan makin baik," ucapnya. (Feb)

 

BERITA REKOMENDASI