Warga Bantu Angkut Material Gunakan Mobil Pribadi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Satu mobil milik warga Kelurahan Pandeyan Kecamatan Umbulharjo terlihat mandir-mandir mengangkut puluhan batu. Mobil jenis pickup tersebut  mambawa batu ke sekitar bantaran Sungai Gajahwong untuk nantinya dijadikan material utama dalam pembangunan talud. Keberadaan mobil ini cukup vital sehingga perannya sangat dibutuhkan dalam kegiatan TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta.

Mobil tersebut milik Ayub Muzaki (38) warga setampat. Mobil ini memang sering dipergunakan untuk membawa berbagai keperluan untuk kebutuhan warga Kelurahan Pandeyan.

Dalam TMMD Reguler ke-101 ini Ayub Muzaki merasa terpanggil untuk bereranserta mensukseskannya, salah satunya yakni dengan mengolerasikan pickup miliknya. Kadang ia sendiri yang menyetir mobil, namun terkadang saat Ayub Muzaki sedang ada pekerjaan lain maka prajurit lah yang berada di balik kemudi.

“Saya bisanya dengan cara seperti ini untuk membantu. Yang pasti saya ingin andil dalam kegiatan ini agar dapat membantu bapak-bapak tentara,” ungkap Ayub Muzaki disela aktivitasnya melangsir batu ke bantaran Sungai Gajahwong, Senin (09/04/2018).

Hampir tiap hari mobil warna biru ini selalu terlihat di lokasi pembangunan TMMD Reguler, bahkan sampai-sampai pickup tersebut tak sempat masuk ke garasi Ayub Muzaki. Tak hanya menyerahkan mobilnya untuk dipergunakan sebagai pengangkut material, bahkan soal pengisian bahan bakar pun Ayub Muzaki tak pernah meminta sepeserpun anggaran dati Tim Satgas TMMD Reguler.

“Semuanya ikhlas saya lakukan untuk membantu kegiatan ini. Bagaimanapun program ini warga Pandeyan yang akan menikmati nantinya, jadi sebagai penduduk sini hal tersebut sudah menjadi tanggungjawan saya,” ujarnya.

Sementar itu Pasiter Kodim 0734 Yogyakarta, Kapten (Inf) Rino Tri Widodo mengungkapkan, batu maupun material lainnya tak bisa diturunkan tepat di atas bantaran sungai lokasi dimana pembangunan talud dilakukan. Hal tersebut lantaran jalan-jalan kampung di Pandean cukup sempit sehingga truk tak bisa menjangkaunya.

Mobil milik Ayub Muzaki pun tak bisa menurunkan material tepat di lokasi bantaran, namun setidaknya pick ini bisa membawa material sampai sekitar 30 meter di lokasi pembangunan. Selanjutnya batu dan meterial lainnya itu dibawa dengan menggunakan gerobak dorong untuk selanjutnya diturunkan ke bantaran. (Van)

BERITA REKOMENDASI