Warga Minang di Yogya Gelar Syawalan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Warga Minang yang berada di Yogya menggelar syawalan di Gedung Pertemuan STPMD 'APMD' Jalan Timoho Yogya, Jumat (21/06/2019) malam. Halal bihalal yang diselenggarakan Keluarga Agam Bukittinggi Yogyakarta (Kabeye) ini menampilkan berbagai kesenian tradisional Minang diantaranya tari piring yang sudah terkenal ke mancanegara dan hiburan lagu-lagu daerah.

Ketua panitia penyelenggara, Irsyadunnas menjelaskan syawalan ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. Pada halal bihalal kali ini dihadiri sekitar 300 warga Minang yang ada di Yogya, Magelang dan Klaten. Juga hadir sesepuh Kabeye di antaranya Buya Prof Dr H Yunahar Ilyas Lc MAg, Bakri Maas, Sjafri Sairin dan Ketua umum Ikatan Keluarga Besar Minang Yogyakarta (IKBMY) Jufrial SE serta  Ketua umum Kabeye H Suarman SH SH MH.

"Jadi tujuan diadakanya kegaiatan Hal Bi Halal ini untuk mempererat tali silaturahmi di antara masyarakat Agam, Bukittinggi yang ada di DIY. Ciri khas dari acara ini, selalu menghadirkan kuliner Minang asli yang dibawa ibu-ibu Kabeye dari rumahnya masing-masing," tegas Irsyadunnas yang juga dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Yunahar Illyas dalam tausiahnya mengatakan pada intinya syawalan itu ada dua yang dilupakan dan dua yang diingat. Untuk dua yang dilupakan yaitu, kebaikan kita terhadap orang lain dan kesalahan orang lain kepada kita harus dilupakan. Sedangkan dua yang harus diingat adalah kebaikan orang lain kepada kita dan kesalahan kita kepada orang lain.

Sementara itu, Jufrial menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mengadakan acara Halal Bi Halal Kabeye 1440 H. Ini tentu saja  bukan pekerjaan mudah, tapi demi terjalinnya tali silaturahmi di antara masyarakat Minang khususnya Kabeye semua bisa terlaksana.

Pada bagian lain dikatakan, pihaknya merasa kehilangan dengan meninggalnya Pak Gun (dr Gun Nugroho Samawi) Dirut PT BP Kedaulatan Rakyat selaku sesepuh Kabeye maupun IKMBY. Ia menjelaskan, sembilan kali IKBMY mengadakan pengajian Pak Gun selalu datang dan tidak pernah terlambat.

"Saya mengajak kepada tamu undangan yang hadir untuk mendoakan Pak Gun semoga surga menanti beliau. Kita merasa kehilangan atas meninggalnya sesepuh kita, Pak Gun," pungkasnya. (Rar)

BERITA REKOMENDASI