Warga Sosrokusuman Minta Lokasi Sengketa Bisa Diakses

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Warga Sosrokusuman, Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta menggelar aksi di lokasi tanah sengketa yang berada di sebelah timur Mall Malioboro. Mereka meminta pihak PT Bangun Jogja Indah untuk membuka akses kawasan tanah tersebut lantaran gugatan warga dikabulkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sejak 14 Juni 2016 lalu.

Yosep Sutanto salah satu perwakilan warga mengatakan aksi tersebut dilakukan karena warga merasa PTUN telah membatalkan status hukum atas tanah yang dahulu merupakan lapangan tenis dan ruang publik warga dari PT Bangun Jogja Indah. Warga menurut dia mengharapkan pihak PT Bangun Jogja Indah menghentikan aktivitas dan membuka pagar pembatas seng hingga kasus tersebut sepenuhnya rampung.

"Statusnya PTUN sudah mengabulkan gugatan warga, meskipun masih ada banding dari PT Bangun Jogja Indah. Warga meminta pagar pembatas seng dicabut dulu hingga kasus ini selesai karena lokasi ini merupakan sarana ruang publik warga," ungkapnya.

Salah satu warga lain, Herjuno menambahkan seharusnya PT Bangun Jogja Indah tidak melakukan aktivitas pembangunan hingga ada putusan final nantinya. Dalam aksi tersebut, salah satu warga yang juga budayawan yakni Mbah Ledjar memperagakan sebuah lakon wayang yang diberi judul Angkara Murka.

Lakon tersebut mengisahkan keserakahan yang dilambangkan dengan buaya dan 'buto'. Warga juga membentangkan spanduk yang bertuliskan putusan PTUN terkait tanah tersebut. Saat ini kawasan lapangan tenis tersebut tak bisa diakses warga Sosrokusuman karena dibatasi pagar seng. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI