Jika Warga Tidak Disiplin, Sultan Bakal Pertimbangkan Opsi PSBB

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X ‘wanti-wanti’ kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jika tidak maka DIY akan mengajukan skema Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB).

“Kita masih berkampanye, tetapi kami berharap masyarakat mau mendisiplinkan diri. Sebetulnya PSBB atau tidak, kalau masyarakat patuh disiplin mengendalikan diri tinggal di rumah tidak kerumunan dan sebagainya maka sebetulnya selesai masalahnya. Tetapi kesulitan kita itu, untuk menahan diri tidak keluar rumah kalau tidak penting itu kok sepertinya ‘ngrekoso’ (sulit-red) karena tidak mampu mendisiplinkan diri,” ungkap Sultan HB X di Gedhong Wilis Kepatihan, Jumat (15/5).

Mengenai kapan pengajuan tersebut, juga akan melihat perkembangan klaster-klaster positif Covid-19, apakah semakin dominan atau tidak. Sultan HB X mengaku dirinya masih mencoba berdialog dengan warga masyarakat agar bisa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sehingga Pemda DIY melalui Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 bidang penegakan hukumnya masih mengedepankan tindakan preventif seperti edukasi kepada masyarakat. Namun apabila klaster-klaster yang ada di DIY tersebut dominan, maka DIY mungkin akan melakukan PSBB.

Raja Kraton Yogyakarta ini juga berharap agar masyarakat bisa meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dirinya sebelum opsi PSBB diberlakukan nantinya. Pemda DIY telah mendorong desa-desa untuk mendata pemudik dan sebagainya dengan harapan bisa membangun kesadaran masyarakat yang tidak sekedar jadi obyek pemerintah daerah tetapi merupakan subyek dalam proses untuk mendisplinkan diri, sehingga mereka bisa berpartisipasi seperti yang terjadi pada saat bencana alam 2006 dan 2010 lalu.

BERITA REKOMENDASI